Kanjeng Pangeran Haryo Hubert Emmanuel Harimurti Kridalaksana Martanegara (23 Desember 1939–11 Juli 2022) adalah seorang pakar sastra berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal sebagai kritikus sastra, penulis yang karya-karyanya telah diterbitkan di sejumlah buku. Harimurti merupakan salah satu guru besar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, sejak 2004, menjabat sebagai Direktur Pusat Leksikologi dan Leksikografi.[1][2][3][4]
Harimurti mulai aktif dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan pada 1961, ketika ia menjadi guru dalam bidang civic dan penerjemah berbagai tulisan dalam ilmu politik dan ilmu sosial selama beberapa tahun. Pada tahun itu pula ia mulai mengajar di Universitas Indonesia. Pada 1963 ia mengajar Sejarah Linguistik dan Perbandingan Sejarah Linguistik Austronesia. Setahun kemudian ia mengajar di Universitas Katolik Atma Jaya dan di pelbagai perguruan tinggi di Jakarta dan Yogyakarta, termasuk di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Universitas Gadjah Mada. Ia juga pernah mengajar di Frankfurt, Napoli, Kuala Lumpur, dan Bangkok. Hingga akhir hidupnya ia aktif sebagai Profesor dalam bidang Teori Linguistik dan Bahasa Indonesia.
Rektor Universitas Buddhi Dharma - Tangerang (2015 - 2019)
Organisasi
Ketua Himpunan Pembina Bahasa Indonesia (2 periode)
Ketua Masyarakat Linguistik Indonesia (2 periode)
Anggota Linguistic Society of America
Anggota Societas Linguistica Europaea
Anggota Royal Asiatic Society
Anggota International Association of Cognitive Linguistics
Anggota Koninklijk Instituut voor Taal, Land, en Volkenkunde
Anggota Himpunan Pembina Bahasa Indonesia
Anggota Masyarakat Linguistik Indonesia
Anggota Perkumpulan Linguistik Malaysia
Anggota International Committee on Indonesian Etymology
Bibliografi
Sebagai pakar bahasa, Harimurti telah menulis risalah lebih dari 100 dan buku lebih dari 20. Daftar berikut adalah sebagian karyanya:
Struktur, Kategori, dan Fungsi dalam Teori Sintaksis (??)
"Towards a standardization of phonologic and morphologic borrowed elements in Indonesian" dalam International Conference of Orientalists, Kuala Lumpur (1967)
Tutursapa dalam penggunaan bahasa Indonesia dewasa ini: sebuah studi sosiolinguistik (1968)
Beberapa persoalan jang dihadapi bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan; laporan ringkas (1968)
"Second participant in Indonesian address" dalam International Congress of Orientalist, Canberra (Australia) 1971
Fungsi bahasa dan sikap bahasa: kumpulan karangan (1974)
Kamus sinonim bahasa Indonesia (1974)
Leksikon Malaysia (1974)
Istilah linguistik Indonesia-Inggris (1977)
Beberapa masalah linguistik Indonesia (1978)
Seminar Evaluasi Pengajaran Linguistik Indonesia di Perguruan Tinggi, Jakarta, 6-10 Februari 1978 (1978)
"Lexicography in Indonesia" dalam International Congress of Linguists, Wina, Austria (1979)
Daftar istilah linguistik: asing-Indonesia (1979)
Struktur bahasa Jawa Kuno (bersama L. Mardiwarsito) (1979)
Kamus linguistik (1982)
Pelangi bahasa: kumpulan esai yang dipersembahkan kepada Prof. J.W.M. Verhaar, S.J. (disunting bersama Anton M. Moeliono (1982)
Rintisan dalam linguistik Indonesia kumpulan karangan (1984)
Tatabahasa deskriptif bahasa Indonesia: sintaksis (1985)
Kelas kata dalam bahasa Indonesia (1986)
Beberapa prinsip perpaduan leksem dalam bahasa Indonesia (1987)
Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia (1989)
Masa lampau bahasa Indonesia: sebuah bunga rampai (1991)
Kamus Linguistik -edisi ketiga- ( (1993 )
Introduction to word formation and word classes in Indonesian (1998)
Wiwara: Pengantar Bahasa dan Kebudayaan Jawa (2001)
"The Sanskrit legacy in Indonesia today", disampaikan dalam 11th World Conference of Sanskrit di Turino Italia pada 3 April 2000
"Paradigma semiotik dalam linguistik Melayu/Indonesia" disampaikan di Universitas Putra Malaysia pada 22 Oktober 2001
Struktur, Kategori, dan Fungsi dalam Teori Sintaksis (2002)
"From low Malay to standard Malay in the Indonesian Newspapers" disampaikan di ISMIL 7, Nijmegen, Belanda 27 Juni 2003
Mongin Ferdinand de Saussure, Peletak Dasar Strukturalisme dan LInguistik Modern. Jakarta: Penerbit Obor. (2006)
"Kosakata Ragam Bahasa Indonesia Tak Baku", dalam KATA edisi 9 No. 1, April 2006.
"Menjadi Anak Diglosik", Makalah seminar internasional "Perkembangan Bahasa Anak di Universitas Negeri Yogyakarta, 18 Mei 2006.
Kehidupan pribadi
Ia menikah dengan Lien Harimurti dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Albertus Harsawibawa, Adrianus Harsawaskita, dan Bernadette Kushartanti.[5] Harimurti meninggal dunia pada 11 Juli 2022 di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu, Jakarta pada usia 82 tahun.[6] Jenazahnya dikremasi di Rumah Duka Oasis Lestari, Tangerang.