Hapsoro lahir pada tahun 1971 di Madiun, adalah aktivis lingkungan hidup asal Indonesia yang dikenal karena pengabdiannya dalam pelestarian sungai, pemberantasan penebangan liar, dan advokasi lingkungan di tingkat lokal dan nasional. Dia sering dipanggil “Bang Oiek” oleh kolega dan masyarakat sekitar.[1]
Kehidupan awal dan latar belakang
Hapsoro lahir di Madiun, Jawa Timur pada tahun 1971. Informasi mengenai pendidikan formalnya tidak banyak dipublikasikan secara lengkap, tetapi beliau pernah bekerja sebagai direktur program di Telapak, dan kemudian aktif di berbagai organisasi lingkungan seperti Forest Watch Indonesia (FWI).[butuh rujukan]
Aktivis lingkungan
Komunitas Peduli Ciliwung
Sejak sekitar tahun 2009, Hapsoro memimpin Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), sebuah komunitas warga Bogor yang secara rutin (setiap Sabtu) turun ke tepi Sungai Ciliwung untuk memungut sampah. Aktivitas ini dilakukan tanpa dukungan institusi besar awalnya, murni sebagai aksi masyarakat. Titik-aksi pemungutan sampah dilakukan di beberapa bagian sungai, dari Katulampa hingga Cilebut, dan melibatkan sukarelawan dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, guru, pegawai, warga umum.[2][3]
Advokasi pemberantasan pembalakan liar dan konservasi kehutanan
Selain gerakan di Bogor, Hapsoro juga dikenal memperjuangkan isu penebangan hutan di Kalimantan, konservasi hutan, dan keanekaragaman hayati. Dia pernah bekerja di organisasi seperti Telapak dan Forest Watch Indonesia, dan aktif dalam kampanye advokasi terhadap kehutanan serta pengelolaan sumber daya alam yang adil dan lestari.[4]
Pengakuan dan penghargaan
Pada tanggal 19 Agustus 2021, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan penghargaan “Pejuang Lingkungan Hidup dan Kehutanan” kepada Hapsoro sebagai salah satu figur yang dianggap telah berjasa dalam pelestarian lingkungan di Indonesia setelah wafat.[5]
Kematian
Hapsoro meninggal dunia pada 23 Oktober 2012 di Bogor, diduga karena serangan jantung. Pada saat wafat, dia menjabat sebagai Ketua Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) serta memiliki peran aktif di Forest Watch Indonesia.[butuh rujukan]