Berlatar setelah Tsukushi lulus dari Eitoku Gakuen dan Tsukasa melamarnya. Tsukushi dan Tsukasa kini telah bertunangan dan akan segera menikah. Kaede memberikan sebuah tiara kepada Tsukushi yang merupakan harta keluarga Domyouji yang diwariskan turun temurun. Namun, tiba-tiba saja tiara tersebut dicuri tepat di depan mata Tsukasa dan Tsukushi. Tsukasa telah mencoba mengejar pencuri tersebut, tetapi gagal. Karena takut Kaede akan marah dan membatalkan pernikahan mereka berdua, Tsukasa dan Tsukushi pun memutuskan untuk tidak memberi tahu Kaede akan hal ini dan mencari tiara tersebut sendiri.
Sementara itu, 3 anggota F4 lainnya sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Soujiro dan Akira yang melanjutkan bisnis keluarga mereka dan Rui yang patah hati karena Shizuka telah menikah dengan orang lain. Tsukasa hanya memberi tahu Rui "jika sesuatu terjadi padaku, kuserahkan sisanya padamu" dan kemudian pergi ke Las Vegas bersama Tsukushi demi mengejar tiara tersebut.
Pada Agustus 2007, TBS diumumkan bahwa adaptasi Jepang Hana Yori Dango akan diakhiri dengan sebuah film. Syuting dijadwalkan di luar negeri sekitar 2 bulan dari Januari 2008. Juga diumumkan bahwa pemimpin sutradara Yasuharu Ishii akan kembali menyutradarai film dan penulis asli dari manga Hana Yori Dango Yoko Kamio akan membantu Mikio Satake (nama pen dari aktor Takayuki Takuma) dalam penulisan naskah.[3][4]
Mao Inoue dan Jun Matsumoto telah melakukan perjalanan ke Hongkong dari tanggal 11 hingga 16 Februari 2008 dan kemudian ke Las Vegas pada 19 Februari; selesai pada 29 Februari 2009. Para pemain telah melakukan perjalanan 25,000 kilometer (16,000 mil) di antara 2 lokasi.[5]
Musik
Diumumkan pada 2 Mei 2008 bahwa band dari Jun Matsumoto "Arashi" akan menyanyikan lagu tema dari Hana Yori Dango Final berjudul One Love. Arashi juga menyanyikan lagu tema dari 2 prequel sebelumnya yaitu Wish untuk Hana Yori Dango dan Love So Sweet untuk Hana Yori Dango Returns. Penyanyi Jepang Aiko juga akan menyanyikan lagu insert dari film ini. Meskipun lagu insert ini disebut-sebut sebagai "Lagu Tema Tsukushi" pada waktu pengumuman, itu secara resmi berjudul "KissHug".[6]
Rilis
Promosi
Setelah konferensi pers spesial yang dilakukan di Nippon Budokan pada 23 Juni 2008, diumumkan bahwa TBS akan menayangkan 1 jam spesial pada 27 Juni 2008 pukul 10:00 WSJ. Spesial itu terdiri dari sebuah episode-mini yang disyuting sebelum konferensi pers yang terjadi sebelum alur cerita film, dan sebuah siaran semi-langsung dengan Arashi menampilkan lagu tema dari Hana Yori Dango medley dan pemeran utama film muncul sebagai karakter masing-masing seperti dalam film.[7]
Ketika film ini dirilis di bioskop, Mao Inoue dan pemeran F4 terbang menaiki Boeing 737-500 untuk mengunjungi Sapporo, Nagoya, dan Fukuoka pada 12 Juli 2008 dan Osaka dan Tokyo pada 13 Juli 2008 untuk menemui fans. Hana Yori Dango Final adalah film Jepang pertama yang berkampanye seperti itu.[8]
Penayangan dalam bioskop
Film ini dibuka dalam 400 layar di Jepang. Di 5 hari pertama sejak film ini dirilis, film ini dilihat kurang lebih 1.32 juta orang dan mendapat keuntungan kotor lebih dari 1.6 miliar yen.[8] Film ini menempati tempat pertama di Box Office Jepang selama 3 Minggu berturut-turut[9][10][11][12] dan berada di Top Ten selama 10 Minggu berturut-turut.[13]
Rilis DVD
Sebulan setelah DVDnya dirilis, DVD tersebut berhasil menjadi DVD debgan penjualan tertinggi kedua pada minggu pertamanya sepanjang sejarah perfilman Jepang, ranking kedua di daftar top box office hits 2008.[1] DVD ini terjual sebanyak 13,000, 4 minggu setelah dirilis, membuatnya menjadi minggu keempat sebagai live-action Jepang nomor 1. Tambahan, dengan menjual total 308,000 DVD ini menjadi DVD film live-action dengan penjualan terbaik ketiga di Jepang sepanjang waktu.[14]
Berdasarkan Oricon, "Hana Yori Dango Final" adalah DVD film live-action dengan penjualan terbaik untuk setengah tahun pertama 2009 dan DVD dengan penjualan terbaik kedua dalam seluruh kategori DVD.[15] Pada akhir tahun 2009, DVD ini terjual total 358,172 copy, tercatat sebagai DVD dengan penjualan terbaik keempat dalam tangga lagu Oricon seluruh kategori DVD dan DVD film dengan penjualan terbaik setelah Ponyo.[16]