BEMPesantren se-Indonesia atauHalaqoh Badan Eksekutif Mahasiswa Pesantren se-Indonesia adalah sebuah organisasi mahasiswa yang didedikasikan untuk memperkuat peran pesantren dalam membangun peradaban Indonesia. Berdiri di bawah naungan pesantren atau bersistem pesantren, organisasi ini berfokus pada aspirasi, komunikasi, konsolidasi, dan rekomendasi BEM/DEMA yang memiliki kesamaan kultur kepesantrenan. Didirikan dengan semangat santri dan santriwati, Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia berusaha untuk memunculkan citra dan eksistensi BEM/DEMA dalam lingkungan pesantren serta memberikan kontribusi positif bagi pendidikan pesantren dan negara.
Sejarah
Organisasi Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia lahir dari semangat santri-santriwati yang memiliki visi dan misi untuk memperkuat peran pesantren dalam membangun peradaban Indonesia. Gagasan ini pertama kali muncul di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur. Diskusi-diskusi awal membawa pada ide konkret pembentukan organisasi, yang dimulai dengan kegiatan Pelantikan Kabinet BEM Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) periode 2014-2015., diadakan acara Halaqoh BEM Pesantren se-Jawa Timur, yang dihadiri oleh beberapa kampus pesantren. Gagasan ini pertama kali direspon dengan semangat oleh Kampus Ma’had Aly Tebuireng.
Momentum ini makin berkembang ketika Ma’had Aly Hasyim Asy’ariPondok Pesantren Tebuireng menjadi tuan rumah Kongres Halaqoh BEM Pesantren pertama pada 23-24 Februari 2015. Dalam acara ini dihadiri sekitar 25 kampus pesantren, dan pada saat itu organisasi resmi berdiri dengan nama Halaqoh BEM Pesantren se-Jawa Timur, Halaqoh BEM Pesantren se-Jawa Timur resmi berdiri dengan disetujui AD/ART. Dengan berjalannya waktu, organisasi ini berkembang menjadi Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia pada bulan April 2016, setelah Muktamar Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia dilakukan di Universitas Darussalam Gontor.
Organisasi ini terus tumbuh dan berkembang dengan membentuk jaringan komunikasi erat antara pesantren-pesantren di seluruh Indonesia melalui berbagai kegiatan seperti seminar, diskusi, pelatihan, dan kegiatan sosial.
Keanggotaan
Anggota adalah BEM/DEMA Perguruan Tinggi yang berkududukan di Indonesia yang berada di bawah naungan pesantren atau bersistem pesantren yang pernah berpartisipasi sekurang-kurangnya sekali dalam kegiatan Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia.
Anggota biasa adalah mahasiswa/i santri yang BEM/DEMA Perguruan Tingginya telah menjadi anggota Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia.
Anggota luar biasa, adalah anggota yang dipilih oleh Pengurus Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia atau anggota inti dan disahkan oleh Presidium Nasional.
Daftar Presidium Nasional
No.
Nama
Asal Kampus
Masa Jabatan
Keterangan
1
Tabarokal Robby Rintoko
Universitas Darussalam Gontor
2016
2
Ahmad Nuruddin
Institut Pesantren Mathali’ul Falah
2017
3
Busro Abadin
Intitut Agama Islam Al-Qodiri Jember
2018-2020
4
Muhammad Naqib Abdullah
STAI At-Tahdzib
2021-2023
5
Ahmad Tomy Wijaya
Institut Ilmu Al Quran An Nur Yogyakarta
2025-2027
https://share.google/9jP6LwUkpMKQyayfd
PALAPAPOS - Waduh...Ada OTK Saat Pelaksanaan Muktamar V Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia [1]