Penghargaan Abel adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh Raja Norwegia kepada seorang atau beberapa matematikawan yang dinilai berjasa bagi dunia matematika.[1] Nama penghargaan tersebut diambil dari nama seorang matematikawan Norwegia Niels Henrik Abel. Penerima hadiah ini mendapatkan hadiah sebesar 7.5 juta krona.
Ide penghargaan ini pertama kali muncul pada 1899 oleh Sophus Lie, seorang matematikawan Norwegia, setelah mengetahui Hadiah Nobel tidak direncanakan untuk memberikan penghargaan di bidang matematika. Pada 1902, Raja Oscar II berkenan membiayai menyelenggarakan penghargaan yang diusulkan Lie. Namun, rencana penghargaan ini terhambat dikarenakan pemutusan perserikatan antara Swedia dan Norwegia di 1905. Ide penghargaan ini baru kembali dimunculkan pemerintah Norwegia nyaris seabad kemudian pada 2001 dan bertujuan khusus "untuk memberi penghargaan kepada para matematikawan yang setara dengan Hadiah Nobel". Penerima penghargaan ini diusulkan Komite Abel, yang anggotanya dipilih Akademi Sains Norwegia.
Acara pengaungerahan penghargaan ini diadakan di aula Universitas Oslo, tempat yang sama dengan tempat penyerahan Hadiah Nobel Perdamaian antara tahun 1947 dan 1989.[2] Panitia Penghargaan Abel juga menyelenggarakan simposium Abel symposium, dikelola oleh Himpunan Matematikawan Norwegia, diadakan dua kali dalam setahun.[3]
Pada April 2003, diumumkan bahwa Jean-Pierre Serre merupakan kandidat pertama pemenang penghargaan Abel. Penghargaan tersebut kemudian diserahkan kepadanya pada bulan Juni tahun yang sama.
"untuk sumbangsih mendasarnya dalam matematika diskrit dan teori ilmu komputer, serta pengakuan atas dalam dan dampak kuatnya sumbangsih tersebut dalam teori bilangan aditif dan teori ergodik" [22]
"untuk sumbangsih perdananya terhadap geometri aljabar dan untuk dampak trasformatifnya pada teori bilangan, teori representasi, dan bidang-bidang terkait."[23]
"untuk pembuktinya yang menakjubkan tentang Teorema Terakhir Fermat dengan cara modularity conjecture untuk kurva elliptic semistabil, membuka era baru dalam teori bilangan." [29]
"untuk capaiannya yang mempelopori persamaan diferensial parsial geometrik, teori gauge, dan sistem terintegralkan, dan untuk dampak yang mendasar dari karyanya pada analisis, geometri, dan fisika matematika."[34][35]
"untuk sumbangsih mereka yang mendasar dalam ilmu komputer teoretis dan matematika diskrit, dan peran utama mereka dalam membentuk dua bidang ini menjadi bidang pusat dari matematika modern."[37]
"untuk sumbangsih perdananya terhadap teori keteraturan pada persamaan diferensial parsial nonlinier termasuk masalah bebas-batas dan persamaan Monge–Ampère"[39]
"untuk sumbangsihnya yang memberi terobosan dalam teori peluang dan analisis fungsional, dengan penerapan yang luar biasa dalam fisika matematika dan statistika"[40]
↑"University of Oslo". Oslo Opera House. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 August 2018. Diakses tanggal 22 December 2012.
↑"Main Page". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 June 2019. Diakses tanggal 26 July 2012.
↑"The Abel Prize Laureate 2003". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-21. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2004". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-21. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2005". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-14. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2006". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-14. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2007". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-14. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2008". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-14. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2009". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-22. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2010". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-14. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2011". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-14. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2012". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-09-16. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2013". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-17. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2014". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-22. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2015". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-16. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2016". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-01. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureate 2017". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-26. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureates 2020". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-18. Diakses tanggal 2021-03-19.; ; ; ;
↑"The Abel Prize Laureates 2021". The Norwegian Academy of Science and Letters. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-17. Diakses tanggal 17 March 2021.; ; ;