Tavurvur adalah gunung berapi aktif yang berada dekat Rabaul, Papua Nugini. Tavurvur adalah lubang angin untuk kaldera Rabaul[1] dan berada di lingkaran timur tonjolan ini. Tavurvur banyak dikenal karena letusannya yang menghancurkan di Rabaul.
Tavurvur adalah gunung berapi terpopuler di kaldera Rabaul, dan terakhir kali meletus pada bulan Januari 2009.
Sejarah
Pada tahun 1937, Tavurvur dan gunung berapi lain di dekatnya, Vulcan, meletus, membunuh 507 orang.
Pada tanggal 7 Oktober2006, Tavurvur meletus lagu, dan letupan awal menghempaskan jendela hingga 12kilometer jauhnya dan menghamburkan asap 18km ke stratosfer.[2] Untunglah, kali ini angin mengusir asap jauh-jauh dari Rabaul.
Gunung Tavurvur kembali meletus pada pada Jumat (29/8) tahun 2014 pagi yang memuntahkan batuan serta debu vulkanik.
Hal inimenyebabkan sejumlah penerbangan yang melintasi kawasan tersebut
harus mengubah rutenya seperti penerbangan Qantas Airways dari Sydeny
menuju Tokyo.
Letusan Gunung Tavurvur di pulau New Britain memaksa penduduk lokal
harus dievakuasi. Pemerintah setempat untuk sementara menyatakan tidak
ada korban tewasmaupun luka dan meminta penduduk untuk tetap tinggal
dalam rumah menghindari hujan abu dan kerikil.
Letusan ini juga membuat Pemerintah Australia mengeluarkantravel warning bagi warganya yang ingin mengunjungi Pulau New Britain.