Gunung Iwaki (岩木山code: ja is deprecated , Iwaki-san) adalah sebuah gunung berapi kerucut yang terletak di barat Prefektur Aomori, Tohoku, Jepang. Gunung ini juga disebut sebagai Tsugaru Fuji (津軽富士code: ja is deprecated ) atau Okufuji (奥富士code: ja is deprecated )[2] karena bentuknya yang mirip dengan Gunung Fuji. Dengan ketinggian puncak 1.625 meter (5.331ft) dari permukaan laut dan 1.362 meter (4.469ft) dari kaki gunung, gunung ini adalah gunung tertinggi di Prefektur Aomori.
Gunung Iwaki terdaftar dalam buku 100 Gunung Terkenal Jepang karya pendaki gunung dan penulis Kyūya Fukada.[3] Gunung dan sekitarnya terletak di dalam perbatasan Kuasi-Taman Nasional Tsugaru.[4]
Nama
Ada berbagai teori tentang asal-usul nama "Iwaki". Dua teori menyatakan bahwa namanya berasal dari bahasa Ainu. Teori pertama menyatakan bahwa nama ini berasal dari kata Kamuyiwaki (Ainu:カムィ イワキcode: ain is deprecated , har.'Rumah Dewa') dan teori kedua menyatakan bahwa nama ini berasal dari kesalahan pengucapan kata Iwaake (Ainu:イワーケcode: ain is deprecated , har.'Batu'). Teori lainnya menyatakan bahwa nama Iwaki merupakan cara kuno untuk mengatakan "istana batu" 石の城 (ishi no shirocode: ja is deprecated ).[5]
Selain disebut Gunung Iwaki, gunung ini juga dijuluki "Tsugaru Fuji" (津軽富士code: ja is deprecated ),[6] atau "Okufuji" (奥富士code: ja is deprecated , Fuji Utara),[7] karena bentuknya yang mengerucut mirip dengan Gunung Fuji. Gunung ini juga dijuluki "Puncak Tilesius" untuk menghormati naturalis Jerman, Wilhelm Gottlieb Tilesius von Tilenau pada tahun 1805 oleh Adam Johann von Krusenstern selama pelayaran keliling dunia pertama Rusia,[8] meskipun nama ini sudah tidak digunakan lagi di kalangan orang Barat pada tahun 1858 dan digantikan dengan nama aslinya.[9][10]
Letak dan deskripsi geografis
Dengan ketinggian puncak 1.625 meter (5.331ft), Gunung Iwaki merupakan titik tertinggi di Prefektur Aomori dan menjulang setinggi 1.322 meter (4.337ft) di atas dataran di kakinya.[1] Puncaknya berjarak 18,2 kilometer (11,3mi) di selatan-barat daya Tsugaru. Gunung Iwaki sebagian besar terletak di dalam kota Hirosaki tetapi lereng barat lautnya merupakan bagian dari kota Ajigasawa.[11] Puncaknya berjarak 14,8 kilometer (9,2mi) di barat laut pusat kota Hirosaki.[12]
Geologi
Gunung Iwaki adalah stratovolkano andesit yang relatif simetris, menjulang relatif terisolasi dari dataran di dasar Semenanjung Tsugaru. Kawah di puncaknya selebar dua kilometer, dan memiliki tiga kubah lava di sisi barat dan selatan. Gunung ini aktif secara berkala, dengan aktivitas yang sangat sering terjadi, yang sebagian besar berupa letusan freatik kecil hingga sedang selama zaman Edo. Letusan terakhir gunung berapi ini terjadi pada 23 Maret 1863. Universitas Hirosaki mengelola sebuah observatorium dan 18 stasiun pengukuran di sekitar gunung tersebut sejak tahun 1981.[13]
Pendakian
Pemandangan dari puncak Gunung IwakiPeta relief
Puncak Gunung Iwaki, dengan ketinggian 1625 MDPL,[14] hanya dapat diraih dengan cara mendaki, tetapi panjang dan durasi pendakian bergantung pada rutenya. Dari Kuil Iwakiyama (岩木山神社code: ja is deprecated ), dibutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mendaki hingga ke puncak.[15]