Gun Gun Heryanto adalah seorang akademisi, penulis, dan pakar komunikasi politik asal Indonesia. Ia merupakan Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sekaligus menjabat sebagai Dekan FDIKOM UIN Jakarta periode 2023–2027.[1][2]
Ia juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute, sebuah lembaga yang berfokus pada literasi politik di Indonesia.[3] Ia lulus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran pada tahun 2013.
Karya
Buku
Gun Gun Heryanto menulis berbagai buku terkait komunikasi politik, antara lain:
Komunikasi Politik di Era Industri Citra. Lasswell Visitama, 2010.[4]
Studi pada Pemberitaan Kasus Century sebelum dan sesudah Paripurna DPR-RI di Stasiun Berita TvOne. Lemlit UIN Jakarta, 2010.[5]
Dinamika Komunikasi Politik. Lasswell Visitama, 2011.[6]
Public Relations Politik. Ghalia Indonesia, 2012.[7]
Komunikasi Politik Sebuah Pengantar. Ghalia Indonesia, 2013.[8]
Sepuluh Tokoh Transformatif Indonesia. Erlangga, 2015.[9]
Diskursus Islam Nusantara di Media Online. Lasswell Visitama, 2016.[10]
Media Komunikasi Politik: Relasi Kuasa Media di Panggung Politik. IRCiSoD, 2018.[11]
Problematika Komunikasi Politik: Bingkai Politik Indonesia Kontemporer. IRCiSoD, 2018.[12]
Panggung Komunikasi Politik: Dilema antara Idealitas dan Realitas Politik. IRCiSoD, 2019.[13]
Literasi Politik: Dinamika Konsolidasi Demokrasi Indonesia Pascareformasi. IRCiSoD, 2019.[14]
Realitas Komunikasi Politik Indonesia Kontemporer. IRCiSoD, 2020.[15]
Ragam Persoalan Komunikasi Politik Indonesia. IRCiSoD, 2024.[17]
Artikel ilmiah
Selain buku, ia juga menulis berbagai artikel di jurnal nasional maupun internasional bereputasi, termasuk jurnal terindeks Scopus, diantaranya:
Media independence and share ownership structure in Indonesian media with a focus on Tempo.[18]
Disinformation Unveiled: Tracking Media Hoaxes to Build Public Literacy for Indonesia’s 2024 Elections". Studies in Media and Communication, 2024.[19]
"Representation of Women Leadership in Nussa and Rara Animation". Communicare: Journal of Communication Studies, 2024.[20]
"Relasi Kuasa dan Dinamika Isi Media di Group MNC". Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2024.[21]
"Hierarki Pengaruh dalam Kebijakan Redaksi MetroTV". Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 2024.[22]
"Commodification of Workers in TEMPO Magazine". International Journal of Social Science and Human Resources, 2024.[23]
"Islamic Populism and Symbolic Convergence in the 2019 Presidential Election". Indo-Islamika, 2024.[24]
"The Existence of the Media Market in Indonesia". Islamic Communication Journal, 2023.[25]
"Communicative Model of Presidential Chief of Staff in Decision Making of Public Policy". Nyimak Journal of Communication, 2021.[26]
"Prosperous Justice Party (PKS) Image Management in the 2019 Election". Jurnal SALAM, 2020.[27]
"Polemik Ahmadiyah di Media Online". Jurnal Ilmu Dakwah, 2016.[28]
Book chapter
Disamping itu, ia juga ambil peran dalam menulis book chapter atau bab buku yang berkolaborasi dengan berbagai individu/lembaga.
Literasi Politik: dari Normativitas ke Tindakan". Dalam Literasi Politik dan Konsolidasi Demokrasi. Churia Press, 2012.[29]
"Internet dan Politik: Konstruksi Citra Kandidat di Media Baru". Dalam Literasi Politik dan Kampanye Pemilu. FIKOM UP Press, 2017.[30]
"Hoax dan Krisis Nalar Publik". Dalam Melawan Hoax di Media Sosial & Media Massa. Trustmedia Publishing, 2017.[31]
"Performa Komunikatif Pemerintahan Kabupaten Lebak". Dalam Melawan Ketertinggalan. Humas & Protokol Setda Lebak, 2018.[32]
"Kepemimpinan Transformatif di Daerah". Dalam Indonesia Visionary Leader Season 5. PT Media Nusantara Informasi, 2020.[33]
"Pemberdayaan Politik Kaum Muda". Dalam Politik dalam Pandangan Politisi Muda: Kumpulan Esai. Yayasan SATUNAMA, 2020.[34]
"Pelembagaan Pemilu, Kuasa Rakyat dan Regenerasi Kepemimpinan". Dalam Literasi Politik dan Pelembagaan Pemilu. FIKOM UP Press & The Policy Institute, 2016.[35]
"Civil Society Organization (CSO) dan Pemilu Indonesia". Dalam Literasi Politik: Dinamika Konsolidasi Demokrasi Indonesia Pascareformasi. IRCiSoD, 2019.[36]
"Merajut Narasi Kebangsaan". Dalam Dari Jokowi hingga Pandemi: Esai-esai Politik dan Kebudayaan. Kepustakaan Populer Gramedia, 2021.[37]
Prosiding
Ia juga menulis prosiding untuk berbagai kegiatan konferensi, diantaranya:
"The political economy of media in Indonesia: Case study of commodification in Tempo Magazine". Towards Resilient Societies: The Synergy of Religion, Education, Health, Science, and Technology–Rahiem (Ed.). Taylor & Francis. 2025. [38]
"Literasi Politik di Media Online: Ruang Publik Baru dan Dialektika Relasional Netizen". Prosiding Seminar Nasional FISIP UMPO, Ponorogo, 9 April 2016.[39]
"Evaluasi Pilkada Serentak: Membangun Kesadaran Politik dan Komunikasi Partisipatoris". Prosiding Seminar Nasional FISIP UMPO, Ponorogo, 9 April 2016.[40]
"Politik Identitas dan Tantangan Kebangsaan". Prosiding International Conference on Religion and Identity (ICRI), UIN Jakarta.[41]
Aktivitas lain
Selain mengajar dan menulis, Gun Gun Heryanto juga aktif dalam berbagai kegiatan publik, diantaranya:
Panelis dalam Debat Publik Pilkada DKI Jakarta 2017.[43]
Panelis dalam Debat Perdana Pilkada DKI Jakarta 2024.[44][45]
Menjadi dewan juri pada Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Award.[46]
Menjadi dewan juri dalam acara People of the Year (Koran Sindo).[47]
Menjadi dewan juri dalam acara Indonesia Visionary Leader[48]
Menjadi oponen ahli/penguji karya akhir bidang komunikasi politik pada Program Doktor Ilmu Komunikasi, FIKOM Unpad.[49]
Kolumnis di berbagai media nasional seperti Kompas, The Jakarta Post, Koran Sindo, dan Republika. [50]
Narasumber di berbagai media televisi seperti MetroTV, tvOne, KompasTV, TVRI, SindoTV, Nusantara TV, CNN Indonesia TV, iNews TV, dan lain sebagainya[51]
Referensi
↑"Prakata Dekan". Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta. UIN Jakarta. 2024. Diakses tanggal 19 Agustus 2025.
↑"PD Dikti". PD Dikti. Kemenristekdikti. Diakses tanggal 19 Agustus 2025.