Dalam literatur lama, nama non-sistematis umum amil sering digunakan untuk gugus pentil. Sebaliknya, nama pentil digunakan untuk beberapa gugus alkil bercabang lima karbon, yang dibedakan dengan berbagai awalan. Tata nama tersebut kini telah terbalik, dengan "amil" lebih sering digunakan untuk merujuk pada gugus bercabang terminal yang juga disebut isopentil, seperti pada amobarbital.
Gugus siklopentil adalah cincin dengan rumus −C5H9.
Nama ini juga digunakan untuk radikal pentil, suatu gugus pentil sebagai molekul terisolasi. Radikal bebas ini hanya teramati dalam kondisi ekstrem.[1] Rumusnya sering ditulis "C5H11•" atau "• C5H11" untuk menunjukkan bahwa ia memiliki satu ikatan valensi yang belum terpenuhi. Radikal seperti pentil bersifat reaktif, mereka bereaksi dengan atom atau molekul tetangga (seperti oksigen, air, dll.)
Radikal bebas pentil dipelajari oleh J. Pacansky dan A. Gutierrez pada tahun 1983.[1] Radikal ini diperoleh dengan memaparkan bisheksanoil peroksida yang terperangkap dalam argon beku ke sinar ultraviolet, yang menyebabkan dekomposisi menjadi dua molekul karbon dioksida (CO2) dan dua radikal pentil.
12J. Pacansky , A. Gutierrez (1983), "Infrared spectra of the n-butyl and n-pentyl radicals". Journal of Physical Chemistry volume 87, issue 16, pages 3074–3079DOI:10.1021/j100239a023
↑n-pentyl nitrite, described as "a nitrite ester having n-pentyl as the alkyl group." Accessed on 2013-02-21