"Guantanamera" ("Gadis dari Guantánamo") barangkali adalah lagu Kuba yang paling terkenal serta nyanyian patriotik yang paling termasyhur dari negeri itu. Kata-katanya didasarkan pada bagian pertama puisi Bait-bait Sederhana karya penyair nasionalis Kuba terkenal José Martí, yang diadaptasi oleh Julián Orbón. Musiknya dikarang oleh José Fernández Díaz. Lagu ini banyak versinya, tetapi yang definitif adalah lagu yang mengandung satu bait oleh Martí dari puisinya "Yo soy un hombre sincero" ("Aku seorang yang tulus").
Untuk merayakan hari ulang tahun ke-80 Fidel Castro esok harinya, pada tanggal 12 Agustus2006 di sebuah konser di Havana, "Guantanamera" dibawakan sebagai lagu penutupnya dengan bait-bait yang merujuk kepada Castro. Lagu ini dibawakan oleh sebuah kelompok dengan anggota-anggotanya dari Bamboleo, Pedrito Calvo dan berbagai kelompok lainnya.
Kata-katanya
Yo soy un hombre sincero Aku orang yang tulus
De donde crece la palma Dari tempat nyiur bertumbuh
Y antes de morirme quiero Dan sebelum ajalku tiba
Echar mis versos del alma Kuingin ungkapkan sajak jiwaku
Guantanamera, guajira Guantanamera Gadis dari Guantanamo, gadis desa
Guantanamo
Mi verso es de un verde claro Baitku ini hijau muda
Y de un carmín encendido Tapi kini merah menyala
Mi verso es un ciervo herido Baitku adalah rusa terluka
Que busca en el monte amparo Yang berlindung di pegunungan
Guantanamera, guajira Guantanamera
Cultivo una rosa blanca Aku menanam mawar putih
En julio como en enero Di bulan Juli seperti juga Januari
Para el amigo sincero Untuk sahabat yang jujur
Que me da su mano franca Yang menyambut dengan ramah
Guantanamera, guajira Guantanamera
Con los pobres de la tierra Dengan si miskin di muka bumi
Quiero yo mi suerte echar Ku ingin berbagi peruntunganku
El arroyo de la sierra Mata air dari pegunungan
Me complace más que el mar Lebih kusukai daripada lautan
Guantanamera, guajira Guantanamera