Guadalupe membantu menggulingkan pemerintah lokal pada bulan April 2011 dan berpartisipasi dalam patroli keamanan lokal termasuk yang berada di hutan. Dia termasuk satu di antara pemimpin Cherán, yang menyerukan agar mempertahankan hutan mereka dari penebangan kayu liar. Ini adalah bagian dari transformasi sosial yang telah dijalani sejak 2012. Komunitas ini memmbentuk pemerintahan komunal dan membentuk munisipalitas.[5][6] Guadalupe adalah satu anggota perempuan dari tim pendiri Forest Rangers of Cherán, sebuah komunitas yang mengadakan patroli untuk mempertahankan kehidupan hutan mereka.[1][7][8]
Dia terbunuh di Chilchota, Meksiko sekitar 30 kilometer utara kota kelahirannya Cherá. Tubuhnya ditermukan pada 16 Januari 2018.[9][10][11] Dia diperkosa dan kemudian dicekik oleh dua pembunuh yang tak dikenal. Motif pembunuhantnya tidak bisa dipastikan.[12][13][14][15][16]
Meksiko adalah salah satu negara paling berbahaya bagi para aktivis hak-hak lingkungan. Dari 2010 hingga 2017, 44 aktivis telah tewas di Meksiko, menurut laporan oleh organisasi Global Witness.[17][18][19] Pada 2018, ia dikenang oleh PBB Perempuan .[20]
↑Staff, E. M. D. (2018-01-19). "Asesinan a una activista en Michoacán". El Mañanero Diario (dalam bahasa Spanyol (Eropa)). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-10. Diakses tanggal 2020-03-17.
↑"Mission". Mamihlapinatapai (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-27. Diakses tanggal 2020-03-17.
↑Jul 24 2019July 24, Commentary; Footnotes, 2019 | 2 Reader (2019-07-24). "Elayne Clift: Women pay the price". VTDigger (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-12-19. Diakses tanggal 2020-03-17.Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)