Kolaborasi
2019
Selama 2019, beberapa kolaborasi dilakukan Greeneration Foundation untuk program internal dan program eksternal. Pada Mei 2019, Greeneration Foundation membantu donasi tas pakai ulang sebagai pengganti plastik di Bali, untuk kegiatan inisiatif Corona, Parley, dan World Surf League.[12] Pada November-Desember 2019, Greeneration Foundation berkolaborasi dengan Agung Concern Group mengadakan workshop pengelolaan sampah di Jakarta,[13] Bali,[14] dan Bengkulu.[15]
Indonesia Circular Economy Forum ketiga yang diadakan pada November 2019 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, yakni Uni Eropa, Kedutaan Besar Finlandia, Waste4Change, PRAISE, Systemiq, Universitas Indonesia, Coventry University, Blue Economy Foundation, Global Compact Network, GIZ, IATL ITB, MVB, McKinsey.org dan Napindo.[16]
2020
Di tahun 2020 selama pandemi COVID-19, Greeneration Foundation menginisasi gerakan peduli sektor informal bidang persampahan yang terdampak pandemi. Bersama 124 kolaborator dan didukung oleh beberapa pihak diantaranya Kitabisa.com, Benihbaik.com dan The Coca-cola Foundation. Greeneration Foundation berhasil menyalurkan paket bantuan berupa Paket APD, Paket Sembako, Paket Kebersihan, Modul Edukasi COVID-19 dan beberapa paket tambahan kepada 7.127 pemulung dan petugas persampahan di 112 titik wilayah Indonesia.[17][18][19][20][21][22]
Selain itu, selama 2020 Greeneration Foundation melalui program ICCFTE juga bekerja sama dengan IKEA dan Kedutaan Besar Swedia untuk mengedukasi anak-anak tentang sampah makanan melalui pembuatan buku anak, yang akan diluncurkan pada 2021.[23]
2021
Eco Ranger, program lain dari Greeneration Foundation, berkolaborasi dengan Coca-Cola Foundation mendirikan SEKOLA atau Sentra Kelola Sampah di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, di mana mereka melakukan kegiatan bersih pantai dan edukasi daur ulang sampah menjadi produk bernilai jual. Banyuwangi sendiri merupakan salah satu destinasi wisata strategis nasional, yang terancam oleh sampah.[24]
Pendanaan
Greeneration Foundation mendapatkan dana dari lembaga donor, filantropi, pemerintah, sektor privat, kelompok, dan individual[25] yang diaudit secara independen dan dipublikasikan setiap akhir tahun.[26] Selain itu, Greeneration Foundation juga mendapat dana dari berbagai kedutaan besar, seperti Kedutaan Besar Denmark dan Norwegia untuk program ICEF pada 2019,[16][27] serta hibah dari lembaga penelitian, seperti Benioff Ocean Initiative pada 2020.[28]