Munte (Surat Batak: ᯔᯮᯉ᯲ᯖᯩ; kerap ditulis sebagai Munthe) adalah salah satu margaBatak. Marga Munte tersebar dalam masyarakat Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, dan Batak Pakpak. Dalam masyarakat Batak Angkola dan Batak Mandailing, marga ini dikenal sebagai Dalimunte (kerap ditulis sebagai Dalimunthe). Sementara itu dalam masyarakat Batak Simalungun, marga ini dikenal sebagai Damuntei atau Damunthei (yang dikenal sebagai Saragih Damuntei / Saragih Damunthei).[1]
Asal
Munte merupakan salah satu marga yang tergabung dalam perkumpulan Parna atau Parsadaan Nai Ambaton. Dengan kata lain, marga Munte merupakan salah satu marga yang merupakan keturunan dari Tuan Sorbadijulu atau Nai Ambaton.
Marga Munte merupakan marga persatuan dari seluruh keturunan Munte Tua, yang mana dalam garis keturunan Munte Tua sendiri terdapat banyak penamaan marga lain seperti Munthe, Dalimunte/Dalimunthe, Damuntei/Damunthei, Haro Munte/Haro Munthe, dan Ginting Munte/Ginting Munthe.
Tokoh
Beberapa tokoh yang bermarga Munte, di antaranya adalah: