Pembangunan Gereja Santo Yohanes Paulus II dimulai sejak tahun 2021, setelah proses panjang untuk meraih Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada 10 Januari 2021.[2] Pada acara peletakan batu pertama tersebut, turut hadir Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo serta Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.[3] Gereja ini dibangun berdampingan dengan kompleks persekolahan dan Yayasan Pendidikan Santa Lusia Bekasi.[4] Pada tanggal 22 November 2024, Pejabat Walikota Bekasi yang kala itu menjabat, Gani Muhamad menyatakan komitmen dan dukungannya demi kelancaran pembangunan gereja ini.[5]
Gereja ini mampu menampung lebih dari 2000 umat saat Misa, dengan mengisi seluruh panti umat baik di interior utama gereja, serta aula tambahan. Bangunan gereja ini merupakan bangunan dua lantai dengan jalur aksesibel menuju panti umat utama untuk kaum disabilitas.
Eksterior
Fasad gereja ini berbentuk segitiga simetris, menyerupai sebuah rumah besar. Di depan segitiga putih tersebut, terdapat foyer persegi panjang dengan langgam hitam, menunjukkan ciri arsitektur modernis. Pada fasad tersebut terpatri sebuah jendela kaca dengan potret Paus Yohanes Paulus II, santo pelindung gereja dan stasi ini. Pada bagian samping gereja, terdapat rentetan jendela kayu serta pintu-pintu yang dapat diakses umat.
Sebagaimana pada umumnya sebuah gereja, terdapat dua bagian utama di interior gereja ini, yaitu panti umat dan panti imam. Panti umat utama di lantai dasar dapat menampung lebih dari 1000 umat dalam posisi duduk. Sementara itu, terdapat juga panti umat di balkon, serta panti paduan suara dengan balkon khusus di sebelah kanan Altar.
Panti umat lantai dasar
Panti umat dilihat dari balkon
Panti umat di balkon
Panti paduan suara
Panti imamnya dihiasi dengan ornamen-ornamen kayu serta lantai marmer bercorak hijau. Altarnya terbuat dari marmer putih. Di bagian atas salib, terdapat jendela kaca patri menggambarkan Yesus Kristus dengan para bala malaikat surgawi.
Gereja ini memiliki berbagai ruangan di lantai dasar yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan umat. Terdapat sebuah aula, yaitu Aula Santo Fransiskus yang juga digunakan sebagai panti umat tambahan jika panti umat utama di lantai atas sudah penuh. Terdapat juga sebuah Kapel Adorasi, Ruang Santo Padre Pio dan Ruang Santa Faustina yang bersifat serbaguna. Terdapat sebuah Plaza Kebangsaan di depan Aula gereja.
Aula
Kapel Adorasi
Plaza Kebangsaan
Peribadatan
Misa atau Ibadah mingguan dilaksanakan setiap hari Sabtu sore pukul 18.00 dan hari Minggu pagi pukul 07.00. Adapun, MisaJumat Pertama dengan adorasi diadakan pada Hari Jumat pertama setiap bulannya pukul 18.00.