Gereja Saint-Eustache, ParisGereja Saint-Eustache di Paris
Gereja St. Eustache, Paris (bahasa Prancis:L’église Saint-Eustachecode: fr is deprecated ) merupakan sebuah gereja di Arondisemen ke-IParis. Gereja yang sekarang dibangun antara 1532 dan 1632. Saint-Eustache mencontohkan campuran beberapa gaya arsitektur: strukturnya adalah Gotik sedangkan dekorasi interiornya[1] dan detail lainnya adalah Renaisans dan klasik. Misa Paskah 2019 di katedral Notre-Dame, Paris dipindahkan ke Saint-Eustache setelah kebakaran Notre-Dame de Paris.
Gereja Saint-Eustache, Fasad selatan dengan pahatan L'écoute oleh Henri de Miller.
Terletak di Les Halles, sebuah area di Paris yang pernah menjadi rumah bagi pasar makanan terbesar di negara itu, asal-usul Saint Eustache berasal dari abad ke-XIII. Sebuah kapel sederhana dibangun pada 1213, didedikasikan untuk Santa Agnes, seorang martir Romawi.[2] Kapel kecil ini didanai oleh Jean Alais, seorang pedagang di Les Halles yang memungut pajak atas penjualan keranjang ikan sebagai pembayaran kembali pinjaman kepada Raja Philippe II dari Prancis.[3] Gereja tersebut menjadi gereja paroki daerah Les Halles pada 1223 dan berganti nama menjadi Saint-Eustache pada 1303.[3] Nama gereja mengacu pada Santo Eustachius, seorang jenderal Romawi abad ke-II M yang dibakar bersama dengan keluarganya, karena masuk Kristen. Gereja diubah namanya menjadi Saint Eustache setelah menerima relikui yang berhubungan dengan martir Romawi sebagai sumbangan dari Basilika Saint Denis.[4]