Biografi
Imamat
Kicanas ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Agung Chicago di St. Mary of the Lake pada 27 April 1967, oleh Kardinal John Patrick Cody.[4] Ia kemudian menerima gelar Doktor Psikologi Edukasional dan gelar Master of Education dalam pemanduan dan konseling dari Loyola University Chicago.[2]
Ia bekerja sebagai wakil pastor sampai 1978 dan kemudian memegang berbagai jabatan di seminari diosesan agung selama lebih dari 25 tahun. Ia menjabat sebagai rektor, kepala sekolah, dan dekan pembinaan di Quigley Preparatory Seminary South, Chicago, dan menjadi rektor Mundelein Seminary di University of St. Mary of the Lake, Mundelein, Illinois, pada 1984.[4] Saat menjadi rektor, ia menjadi penceramah di masyarakat dan pengembangan organisasi di Loyola.
Pekerjaan diosesan lain Kicanas meliptui bertindak sebagai direktur Catholic Chaplaincy Program of the Juvenile Temporary Detention Center di Chicago, sebagai pekerja kasus untuk Catholic Charities, dan sebagai kapelan untuk Chicago Parental School, sebuah fasilitas bagi anak bermasalah.
Uskup Tucson
Kicanas diangkat menjadi uskup koajutor Tucson pada 30 Oktober 2001,[1] dan menjadi uskup setelah pengunduran diri Uskup Manuel Moreno pada 7 Maret 2003.[6]
Pada 13 November 2007, Kicanas terpilih menjadi wakil presiden Konferensi Waligereja Amerika Serikat, dan menerima lebih dari 22 suara ketimbang Uskup Agung Timothy Dolan.[7] Pada 28 Februari 2008, Konferensi Waligereja Amerika Serikat memilih Kicanas menjadi anggota delegasinya untuk Sinode Para Uskup Dunia kedua belas di Kota Vatikan pada Oktober 2008.[8]
Pada 16 November 2010, Dolan mengalahkan Kicanas dalam pemungutan suara untuk presiden Konferensi Waligereja Amerika Serikat.[9] Ini adalah pertama kalinya dalam riwayat Konferensi Waligereja Amerika Serikat kala wakil presiden yang menjabat tak terpilih menjadi presiden.[10]