George Bruce (5 Juli 1781 – 6 Juli 1866) [1]adalah seorang pencetak, industrialis, dan penemu Amerika.[2]
Kehidupan Awal
Bruce, yang lahir di Edinburgh, Skotlandia pada 5 Juli 1781, dari pasangan John dan Janet Gilbertson Bruce.[3] Ia berimigrasi ke Amerika pada tahun 1795 dan menjalani masa magangnya di Philadelphia. Adik laki-lakinya, John, kehilangan nyawanya di ketentaraan di Mesir.[4]
Karier
Setelah magang pertama di sebuah penjilid buku, kakak laki-lakinya, David, mengatur agar ia magang dengan Thomas Dobson, seorang pencetak di Philadelphia. Pada tahun 1798, kebakaran yang menghancurkan kantor Dobson, dan meluasnya demam kuning, membuat kedua bersaudara itu meninggalkan kota itu. George menderita demam kuning di Amboy, tetapi sembuh berkat perawatan kakaknya. Keduanya pergi ke Albany dan mendapatkan pekerjaan di sana, tetapi setelah beberapa bulan kembali ke New York. [5]
Di New York, mereka bekerja sebagai tukang cetak dan membantu membentuk Franklin Typographical Association, sebuah serikat buruh awal.[6]
Pada tahun 1803, Bruce muda menjadi mandor dan kontributor untuk Daily Advertiser, dan pada bulan November tahun yang sama menjadi pencetak dan penerbit surat kabar tersebut untuk pemiliknya. Pada tahun 1806, kedua bersaudara itu membuka kantor percetakan buku di sudut Pearl Street dan Coffeehouse Slip. Pada tahun yang sama, mereka menerbitkan edisi Kimia Lavoisier, mengerjakan semua pekerjaan dengan tangan mereka sendiri. Ketekunan dan perhatian pribadi mereka terhadap bisnis segera mendatangkan lapangan kerja yang melimpah, dan pada tahun 1809, setelah pindah ke Sloat Lane, dekat Alun-alun Hanover, mereka memiliki sembilan percetakan yang beroperasi, dan sesekali menerbitkan buku atas biaya mereka sendiri.[7]
Kemajuan Teknis
254 Canal Street, dibangun oleh Bruce untuk bisnisnya
Pada tahun 1812, David pergi ke Inggris, dan membawa pulang rahasia stereotipe. Kedua bersaudara itu mencoba memperkenalkan proses tersebut, tetapi menemui banyak kesulitan, yang membutuhkan kecerdikan untuk mengatasinya. Jenis huruf pada masa itu dicetak dengan bahu miring yang sangat rendah sehingga tidak cocok untuk stereotipe, karena mengganggu pencetakan dan melemahkan pelat. Oleh karena itu, mereka merasa perlu untuk mencetak jenis huruf mereka sendiri. Mereka menemukan mesin serut untuk menghaluskan bagian belakang pelat dan menguranginya hingga ketebalan yang seragam, dan blok geser mahoni untuk membuat pelat memiliki tinggi yang sama dengan jenis huruf. Karya stereotip pertama mereka adalah edisi sekolah Perjanjian Baru dalam format bourgeois, dan Alkitab dalam format nonpareil (1814 dan 1815). Mereka kemudian membuat stereotip untuk terbitan-terbitan awal American Bible Society dan serangkaian karya klasik Latin.[8]
Pada tahun 1816, mereka menjual bisnis percetakan, dan membeli sebuah gedung di Jalan Eldridge untuk pabrik pengecoran mereka. Di sini, dan kemudian pada tahun 1818, ketika mereka mendirikan pabrik pengecoran huruf yang masih ditempati oleh para penerus mereka di Jalan Chambers, George memusatkan perhatiannya pada perluasan dan pengembangan bisnis pembuatan huruf, sementara David membatasi pekerjaannya pada pembuatan stereotip. Pada tahun 1822, kesehatan David menurun, dan kemitraan tersebut dibubarkan. George segera meninggalkan stereotip, dan mencurahkan seluruh perhatiannya pada pembuatan huruf, serta memperkenalkan berbagai perbaikan berharga ke dalam bisnisnya, membuat mesin cetaknya sendiri, terus-menerus membuat desain baru yang berselera tinggi, dan menyesuaikan ukuran badan huruf agar sesuai dengan ukuran huruf. Bersama keponakannya, David Bruce Jr., ia menemukan mesin cetak huruf yang kemudian digunakan secara luas dalam industri ini. Tulisan-tulisannya menjadi terkenal di kalangan percetakan sejak tahun 1832, dan mempertahankan keunggulannya selama satu generasi. Set mesin cetak terakhir yang ia buat adalah untuk naskah primer yang bagus. Saat itu usianya menginjak tujuh puluh delapan tahun, tetapi karena keindahan desain dan kerapian penyelesaiannya, jenis huruf yang dimaksud jarang sekali diungguli.
Pada tanggal 9 November 1842, ia dianugerahi paten desain pertama (bentuk paten baru yang disahkan oleh Undang-Undang Kongres) untuk font (jenis huruf cetak dan border).
Pada tahun 1856, ia menugaskan arsitek James Bogardus untuk membangun 254 Canal Street, salah satu contoh arsitektur besi cor paling awal sekaligus paling indah.[8]
↑Withner, Carl L. (2000). The Cattleyas and their relatives. 6: The South American Encyclia Species. Portland, Or: Timber Press. ISBN978-0-88192-436-7.
↑Withner, Carl L. (2000). The Cattleyas and their relatives. 6: The South American Encyclia Species. Portland, Or: Timber Press. ISBN978-0-88192-436-7.
↑Withner, Carl L. (1988). The Cattleyas and their relatives: a book in six parts. Portland, Or: Timber Press. ISBN978-0-88192-099-4.
12Pommer, Alfred (2012). Exploring New York's Soho. History and Guide Ser. Eleanor Winters. Erscheinungsort nicht ermittelbar: Arcadia Publishing. ISBN978-1-61423-702-0.