Gempa bumi Guatemala 1976 (bahasa Spanyol:Terremoto de Guatemala de 1976code: es is deprecated ) terjadi pada tanggal 4 Februari pukul 03:01:43 waktu setempat dengan magnitudo 7,5 Mw dengan intensitas Mercalli maksimum mencapai IX (Hebat). Guncangan berpusat di Sesar Motagua, sekitar 160km timur laut Kota Guatemala dengan kedalaman 5 kilometer (3,1 mil) dekat kota Los Amates di Departemen Izabal.
Kota-kota di seluruh Guatemala mengalami kerusakan, dan sebagian besar rumah tipe adobe di daerah terpencil Kota Guatemala hancur. Gempa terjadi pada dini hari (pukul 03.01 waktu setempat) saat sebagian besar masyarakat sedang tertidur. Ini berkontribusi pada tingginya angka korban jiwa dengan jumlah 23.000 orang, dan sekitar 76.000 terluka, ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal. Beberapa daerah yang terkena dampak pemadaman listrik dan komunikasi selama berhari-hari.[2]
Gempa tersebut diikuti oleh ribuan gempa susulan, beberapa gempa tersebut menyebabkan kerusakan tambahan dan hilangnya nyawa.[3]
Gempa bumi
USGS intensitas guncangan gempa
Pusat gempa terletak di dekat kota Los Amates, di bagian timur Sesar Motagua, sebuah patahan geser mendatar kiri yang membentuk bagian dari batas tektonik antara Lempeng Amerika Utara dan Lempeng Karibia. Getaran tanah terasa selama kurang lebih 39 detik, dan menyebabkan retakan yang terlihat sepanjang 230 kilometer (143 mil) di sepanjang Sesar Motagua, sementara panjang sesar yang diperkirakan—berdasarkan registrasi gempa susulan—diperkirakan mencapai 300 kilometer (186 mil). Pergeseran horizontal rata-rata di sepanjang Sesar Motagua adalah 100 sentimeter (3 kaki) dengan pergeseran maksimum 326 sentimeter (11 kaki).
Intensitas seismik maksimum (MMI IX) berada di wilayah Mixco, beberapa wilayah Kota Guatemala, dan di Gualán. Intensitas seismik MMI VI mencakup area seluas 33.000 km2. Likuifaksi tanah dan semburan pasir (sand boil) terpantau di beberapa lokasi dengan intensitas seismik tinggi. Gempa utama mengaktifkan zona patahan sekunder, termasuk patahan Mixco, yang terletak di daerah padat penduduk di barat laut Kota Guatemala.
Dampak dan korban
Daerah yang terkena dampak paling parah mencakup sekitar 30.000 km2, dengan populasi 2,5 juta orang. Sekitar 23.000 orang dilaporkan tewas dan 77.000 terluka. Sekitar 258.000 rumah hancur, menyebabkan 1,2 juta orang kehilangan tempat tinggal. 40% infrastruktur rumah sakit nasional hancur, sementara fasilitas kesehatan lainnya juga mengalami kerusakan yang sangat berat.