Dia pernah menjadi komandan Korem di NTB, perwira TNI-AD berpangkat brigadir jenderal ini mengubah NTB, yang dahulu rawan pangan menjadi surplus pangan. Ketika pemerintahannya ia mendapat ujian curah hujan yang tidak menentu. akibatnya sekitar 35.000 hektar sawah tidak bisa ditanami, dan 8.000 hektar tanaman padi dilanda kekeringan-terburuk sejak pola tanam gogo-rancah diterapkan disana melalui Operasi Tekad Makmur (OTM) 1980.[7]
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2022-02-08.
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2022-02-08.
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-29. Diakses tanggal 2022-02-08.
↑"Sejarah Nusa Tenggara Barat". Situs Resmi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Administrator Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. 9 Desember 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-04. Diakses tanggal 30 Desember 2015.