Bekas tempat tinggal Gan Eng Seng di Jalan Amoy No. 87.
Gan adalah seorang keturunan Tionghoa Hokkien, lahir dan belajar di Melaka, dan putra sulung dari lima bersaudara di keluarganya. Leluhurnya berimigrasi dari Fujian, Tiongkok, ke Malaya.
Keluarga
Gan menikahi istri pertamanya, Koh Chwee Neo, pada usia 18 tahun, dan oada 1859 mengadopsi putra pertamanya, Gan Tiang Tock, yang merupakan seorang partner berpengaruh dalam pembangunan kekayaannya. Ia memiliki lima istri, tujuh putra dan dua putri. Namun, hanya dua anak-nya yang lahir dari istri-sitrinya; anaknya yang lain diadopsi
Dr. Dabbs, Donald M. (1994). The History of Gan Eng Seng School. Singapore: Double-Six Press.
Lim, Lee Chin &; etal. (2004). Pioneers of Singapore. Singapore: Asiapac Books. ISBN981-05-4290-9.Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
Gan Eng Seng School Old Students' Association (2006). The Pictorial History of Gan Eng Seng School. Singapore: Stamford Press. ISBN981-05-5351-X. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
Song, Ong Siang (1984). One Hundred Years' History of the Chinese in Singapore. Oxford University Press. hlm.273–274. ISBN0-19-582603-5.
Turnbull, Constance Mary (1989). A History of Singapore: 1819—1988. Oxford University Press. hlm.100. ISBN0-19-588943-6.
Yen, Ching-Hwang (1995). Community and Politics: The Chinese in Colonial Singapore and Malaysia. Singapore: Times Academic Press. hlm.211. ISBN981-210-062-8. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
Yong, C. F. (1992). Chinese Leadership and Power in Colonial. Singapore: Times Academic Press. hlm.4, 6–7, 12. ISBN981-210-028-8. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)