Gabriel Diallo (lahir 24 September 2001) adalah seorang pemain tenis profesional asal Kanada. Ia memiliki peringkat tunggal ATP tertinggi sepanjang kariernya di posisi dunia No. 33, yang dicapai pada 18 Agustus 2025, dan peringkat ganda di posisi No. 321, yang dicapai pada 8 Januari 2024.
Karier
Pada tahun 2022, Gabriel Diallo melakukan debutnya di ATP pada turnamen National Bank Open di Montreal, mengalahkan James Duckworth di babak kualifikasi sebagai wildcard.[1] Tak lama setelah itu, ia meraih gelar Challenger pertamanya di Granby Challenger, menjadi petenis Kanada termuda yang memenangkan turnamen Challenger sejak Félix Auger-Aliassime pada 2018. Kemenangan tersebut mengangkat peringkatnya ke posisi tertinggi dalam kariernya, yaitu No. 335 di peringkat ATP, dan ia menutup tahun di posisi No. 224.
Pada tahun 2023, Diallo mencapai babak semifinal di Busan Challenger dan masuk ke peringkat 150 besar. Di turnamen National Bank Open di Toronto, ia meraih kemenangan pertamanya di Tur ATP dan Masters 1000 dengan mengalahkan Dan Evans sebelum kalah dari Alex de Minaur.[2] Pada tahun yang sama, ia membantu Kanada di babak grup Piala Davis dengan mengalahkan Lorenzo Musetti, peringkat 18 dunia, dan kemudian memenangkan turnamen Slovak Open Challenger, menutup musim dengan peringkat di dalam 130 besar.
Diallo memulai tahun 2024 dengan lolos ke Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka, di mana ia kalah dalam lima set dari Kei Nishikori di babak pertama.[3] Ia kemudian melakukan debutnya di AS Terbuka, mengalahkan Jaume Munar dan unggulan ke-24 Arthur Fils untuk mencapai babak ketiga, menandai dua kemenangan pertamanya di babak utama Grand Slam. Performa kuatnya berlanjut pada Oktober ketika ia mencapai final ATP pertamanya di Almaty Terbuka, mengalahkan Borna Ćorić, Alejandro Tabilo, dan Francisco Cerúndolo sebelum kalah dari Karen Khachanov.[4] Hasil ini mengantarkannya masuk ke peringkat 100 besar untuk pertama kalinya.
Pada tahun 2025, Diallo mencatat beberapa pencapaian penting, dimulai dengan penampilannya di babak perempat final Masters 1000 pertamanya di Mutua Madrid Open setelah mengalahkan Zizou Bergs, Cameron Norrie, dan unggulan ke-15 Grigor Dimitrov. Dia kemudian meraih gelar ATP pertamanya di Libema Open di ‘s-Hertogenbosch, mengalahkan Jordan Thompson, Karen Khachanov, Ugo Humbert, dan Zizou Bergs di final.[5] Dengan kemenangan ini, dia menjadi juara tunggal putra Kanada pertama di turnamen tersebut dan naik ke peringkat 50 besar dunia, kemudian mencapai peringkat ke-35.
Diallo melanjutkan musim gemilangnya di Kejuaraan Wimbledon 2025, di mana ia meraih kemenangan pertamanya di turnamen tersebut atas Daniel Altmaier sebelum kalah dalam lima set dari unggulan kelima Taylor Fritz di babak kedua.[6]