Futanari (ふたなりcode: ja is deprecated , 二形code: ja is deprecated , 双形code: ja is deprecated ; 二成code: ja is deprecated , 双成code: ja is deprecated ) adalah sebuah kata Jepang untuk hermafroditisme, yang juga dipakai dalam esensi yang lebih luas untuk androgini.[1][2]:79,81
Di luar Jepang, istilah tersebut dipakai untuk menyebut genre pornografi umum dari eroge, komik, dan anime yang menampilkan para karakter yang menunjukkan kedua karakteristik seksual utama.[1] Dalam bahasa saat ini, istilah tersebut nyaris secara khusus ditujukan kepada para karakter yang memiliki tubuh feminin, tetapi memiliki genitalia perempuan sekaligus laki-laki (meskipun testis tak selalu ditampilkan). Dalam kasus tersebut, istilah tersebut juga sering disingkat menjadi futa, yang terkadang juga dipakai sebagai istilah yang digeneralisasikan untuk karya-karya itu sendiri.[2]
12(Jerman) Krauss, Friedrich Salomo et al. Japanisches Geschlechtsleben: Abhandlungen und Erhebungen über das Geschlechtsleben des japanischen Volkes; folkloristische Studien, Schustek, 1965
Daftar pustaka
Jensen, Nate (2009). Japanese-English Guide to Sex, Kink and Naughtiness. ISBN9781442108769.