Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Mei 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Frazil adalah kristal es kecil yang terbentuk secara acak dan tersuspensi dalam air dingin. Proses ini merupakan tahap awal dalam pembentukan es laut dan dapat terjadi di sungai, danau, maupun laut terbuka dengan suhu mendekati titik beku dan turbulensi tinggi.[1]
Pembentukan
Frazil terbentuk saat suhu air mencapai kondisi superdingin, yaitu berada sedikit di bawah titik beku air (0°C) tetapi masih dalam keadaan cair. Dalam kondisi ini, agitasi dari arus atau angin menyebabkan terbentuknya kristal es kecil dalam bentuk cakram, jarum, atau struktur dendritik, umumnya berukuran kurang dari 1mm.[2]
Kristal-kristal tersebut mengapung dalam air dan dapat berkumpul membentuk lapisan tipis es di permukaan. Jika kondisi tetap stabil, frazil akan berkembang menjadi nilas, lalu menjadi es muda, dan akhirnya menjadi es laut padat.[3]
Dampak
Frazil memiliki dampak teknis dan lingkungan yang signifikan. Dalam sistem perairan buatan seperti saluran air pembangkit listrik, frazil dapat menyumbat pipa intake, menyebabkan gangguan operasional dan potensi kerusakan.
Di sungai, akumulasi frazil dapat membentuk bendungan es yang menghambat aliran air, meningkatkan risiko banjir musim dingin, terutama pada awal musim dingin saat permukaan air belum sepenuhnya membeku.[4]