* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik
Si Kai julukan akrabnya memulai karier kepelatihannya dengan menangani klub Barito Putera pada tahun 2003-2004. Lama tidak terdengar di persepakbolaan Nasional dan banua, Frans mengejutkan dengan berhasil memboyong tim Martapura FC masuk semifinal Liga 2 2017.[2]
Frans berposisi sebagai pemain sayap kiri yang memiliki kecepatan dan umpan-umpan yang memanjakan penyerang. Ia terkenal dengan gaya gocekannya, gaya permainannya cukup indah. Meski tubuhnya kurus dan seperti tidak bertenaga, tetapi lewat kaki-kakinya itulah lahir umpan umpan manis untuk penyerang penyerang di tim yang pernah di belanya. Frank sendiri penganut sepakbola indah, baginya amat anti pada pola dan gaya permainan keras.
Referensi
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-29. Diakses tanggal 2018-12-07.