Formononetin adalah isoflavona yang mengalami metilasi O.
Keberadaan
Formononetin ditemukan dalam sejumlah tumbuhan dan herba seperti Trifolium pratense.[1] Bersama dengan fitoestrogen lainnya, senyawa ini terutama terdapat pada keluarga kacang-kacangan (Fabaceae), khususnya pada kacang, seperti buncis, kacang kratok, kedelai, dan banyak lainnya, sebagai aglikon bebas atau dalam bentuk glukosidaononin.[2]
Senyawa ini juga dapat ditemukan dalam kultur sel Maackia amurensis.[3]
Farmakodinamika
Formononetin mendorong angiogenesis.[4] Senyawa ini juga terlibat dalam ekspresi gen dan protein yang dibutuhkan untuk menghasilkan IgE.[5]
Turunan
Ononin adalah 7-O-β-D-glukopiranosida dari formononetin.[6]
Referensi
↑Medjakovic, S.; Jungbauer, A. (2008). "Red Clover Isoflavones Biochanin A and Formononetin are Potent Ligands of the Human Aryl Hydrocarbon Receptor". The Journal of Steroid Biochemistry and Molecular Biology. 108 (1–2): 171–177. doi:10.1016/j.jsbmb.2007.10.001. PMID18060767. S2CID206495959.