Formasibelakang (bahasa Inggris: back-formation) adalah proses atau hasil pembentukan kata dalam morfologi. Proses ini terjadi ketika sebuah kata baru dibentuk dengan menghapus atau mengganti sebuah afiks (biasanya sufiks) yang dianggap ada pada sebuah bentuk kata yang lebih panjang yang sudah terdapat dalam bahasa.[1] Melalui mekanisme ini, jumlah leksem yang berhubungan dengan kata dasar tersebut bertambah.
Contoh dalam bahasa Inggris, kata benda resurrection dipinjam dari bahasa Latin, dan kata kerja resurrect kemudian dibentuk secara formasi belakang dengan menghapus sufiks -ion. Contoh lainnya, babysitting berasal dari kata kerja babysit yang kemudian dibentuk secara formasi belakang dengan menghapus sufiks -ing.[2] Pola ini kemudian menjadi acuan bagi banyak kasus formasi belakang, di mana sebuah kata kerja dan sebuah kata benda berakhiran dengan sufiks dalam bahasa Inggris, seperti project/projection, edit/editor, dan lain-lain.
Dalam Bahasa Inggris
Formasi belakang mungkin banyak digunakan dalam bahasa Inggris karena banyak kosakata Inggris dipinjam dari bahasa Latin, Prancis, dan Yunani, yang secara keseluruhan memberikan bahasa Inggris beragam afiks yang banyak digunakan. Seperti kata kerja telivise dibentuk setelah telivisi telah dipertunjukkan pada tahun 1972 dan melalui proses formasi belakang dari kata benda telivision.[3] Namun, kata lain yang dihasilkan dari proses formasi belakang adalah ‘gank’. Itu berasal dari kata ‘gangster' yang ditemukan pada tahun 2012-2016.[4]
Pembentukan kata dalam formasi belakang sedikit sama dengan pembentukan kata Clipping di mana kata semula yang panjang diperpendek formasinya, namun perbedaan dari dua proses tersebut adalah formasi belakang menggantikan kelas kata, sedangkan Clipping hanya memperpendek kata-kata yang panjang tanpa mengganti kelas katanya.[4] Selain itu, proses formasi belakang terbatas dengan kelas kata tertentu seperti kata kerja dan kata benda.
Kemungkinan sebagian besar formasi belakang dalam bahasa Inggris berupa kata kerja karena kata kerja memiliki cakupan turunan yang lebih luas di sekitarnya dibanding kelas kata lain.[5]
Contoh-contoh lain dengan proses formasi belakang:
Kata benda 'injury', menjadi kata kerja '(to) injure'[6]
Kata kerja 'surveil(le)' dari kata benda 'surveillance'
Kata benda 'donation' menjadi kata kerja 'donate'
Kata benda 'translation' menjadi kata kerja 'translate' [7]