Fitriany Farhas merupakan Purna Praja IPDN tahun 1998, dia lulus D3 di perguruan tinggi kepamongprajaan yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor, dia kemudian berhasil melanjutkan pendidikan strata satu (S1) di Universitas Iskandarmuda Banda Aceh (2000), dan program magister di Universitas Merdeka Malang Jawa Timur (2005).
Perjalanan Karier
Setelah tamat dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Fitriany Farhas memulai karier birokratnya sebagai Kasubsi pada Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh (1999-2000), kemudian ke Sekratariat Daerah menjadi Kasubbag pada Setdako Banda Aceh (2000-2001), kemudian menjadi Kasubbag pada Dinas Kebersihan Kota Banda Aceh (2001-2005), dia juga pernah menjadi Kabid di Dinas Pengolaan Keuangan Kota Banda Aceh (2005-2012), dan Kabag Keuangan pada Setwan Kota Banda Aceh (2012-2016).
Pindah ke BIN
Fitriany Farhas pindah ke BIN pada tahun 2016 setelah mengikuti Diklat Dasar Intelijen, selama di BIN sejumlah pelatihan pernah diikuti di antaranya Tradecraft tahun 2018, Kontra Intelijen tahun 2018, dan Diklat Intelstrat 2019. Sebelum menjadi Wakil Gubernur Sekolah Tinggi Intelijen Negara, dia pernah menjabat sebagai Direktur Rendal Deputi Pengamanan Aparatur dan Non Aparatur Negara, Fitriany Farhas pernah bertugas sebagai agen madya, dan kasubdit.[3]
Menjadi Bupati Nagan Raya
Fitriany Farhas, menjadi satu-satunya perempuan yang dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati di Provinsi Aceh. Ini terlihat dari sejumlah Pj Bupati dan Wali Kota di Tanah Rencong yang dipercaya pemerintah pusat. Fitriany Farhas mengantikan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya Periode 2017-2022, HM Jamin Idham dan Wabup H. Chalidin Oesman yang habis masa jabatan pada 9 Oktober 2022.
Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang dipimpin Pj Gubernur Aceh di Anjong Mon Mata Banda Aceh, Selasa 11 Oktober 2022.[4]