Phyllis Nan Sortain Pechey (1909-02-26)26 Februari 1909 Apthorp House, Fairlop Road, Leytonstone, Essex, Inggris
Meninggal
27 Desember 1994(1994-12-27) (umur85) Ersham House, Hailsham, Sussex Timur, Inggris
Makam
Eastbourne Crematorium
Kebangsaan
Inggris
Pendidikan
Sekolah Talbot Heath
Pekerjaan
Juru masak di acara televisi, novelis dan kritikus makanan
Tahunaktif
1949–1987
Dikenal atas
Masakan
Suami/istri
Sidney A. Vernon Evans (1926–1927) (meninggal) Arthur W. Chapman (1928 –?) (berpisah) Gregory Holden-Dye (1939 –?) (dibatalkan) Johnnie Cradock (1977–1987)
Phyllis Nan Sortain "Primrose" Pechey (26 Februari 1909 - 27 Desember 1994), atau lebih dikenal sebagai Fanny Cradock, adalah seorang kritikusrestoran,koki, dan juga penulis yang sering muncul di acara televisi, demo masak, dan media cetak bersama Mayor Johnnie Cradock yang berperan sebagai suami yang agak kikuk.
Kehidupan awal
Latar belakang keluarga Cradock adalah pedagang kelas menengah yang terpandang. Nenek moyangnya merupakan keluarga Pechey (pedagang jagung dan anggota gereja), keluarga Vallentine (produsen minuman keras) dan keluarga Hulbert (pembuat lemari). Cradock adalah anak dari novelis dan penulis lirik, Archibald Thomas Pechey, dan Bijou Sortain Hancock.
Cradock dilahirkan di rumah orang tua ibunya di 33 Fairlop Road, Leytonstone. Kelahirannya didaftarkan di London, di daerah West Ham.[1]
Sweaktu kecil, Cradock tinggal bersama keluarganya di Fairlop Road, bersama kakek dan neneknya dari pihak sang ibu. Sebuah plakat yang menyebutkan namanya (dengan salah ketik) terdapat di Fairwood Court, Fairlop Road, London E11, yang beruliskan: "Fanny Craddock 1909–1994. Di tempat ini hinggal 1930 berdiri sebuah rumah bernama Apthorp, tempat lahir dari juru masak televisi yang terkenal Fanny Craddock, lahir dengan nama Phyllis Pechey."
Nama rumah tempat ia dilahirkan diambila dari Apthorp Villa, di Weston, Somerset, di mana kakeknya, Charles Hancock, dilahirkan. Orang tua Cradock tidak dapat mengelola uang mereka dengan baik; ibunya, Bijou, sangat boros, dan ayahnya, Archibald, memiliki banyak utang dari berjudi, sebagian besar di Nice. Untuk menghindari kreditornya, keluarga mereka berpindah-pindah keliling Inggris, mulai dari Herne Bay di Kent, kemudian ke Swanage di Dorset dan lalu ke Bournemouth di Dorset. Di Bournemouth ini, saudara laki-laki Archibald, Richard Francis Pechey (1872–1963), menjadi Vikaris Gereja Tritunggal Kudus pada tahun 1912.[2] Whilst in Bournemouth the 15-year-old Fanny attended Bournemouth High School (now Talbot Heath School).[3]
Keluarga ini kemudian berpindah lagi ke Wroxham di Norfolk sekitar tahun 1927. Di sini kemudian kreditornya berhasil menangkap Archibald. Kemudian pada 1930, Archibald datang ke pengadilan kebangkrutan Norfolk dengan utang sebesar £3,500. Cradock memulai 10 tahun berikutnya dengan kemiskinan dan dengan berjualan produk kebersihan dari rumah ke rumah. Ia kemudian bekerja di toko pembuat gaun.
Karier kuliner
Nasib Cradock mulai berubah ketika ia bekerja di beberapa restoran dan dikenalkan dengan karya-karya dari Auguste Escoffier. Ia kemudian menulis dengan penuh antusiasme tentang perubahan dari "servis ala Prancis" ke "servis ala Russia" dan menyebut Escoffier sebagai juru selamat masakan Inggris.
Fanny dan Johnnie Cradock mulai menulis kolom dengan nama samaran "Bon Viveur"[4] yang muncul di The Daily Telegraph dari 1950 hingga 1955. Ini kemudian membawanya ke karier di theater, di mana pasangan ini mengubah theater menjadi restoran. Cradock memasak banyak makanan yang kemudian disajikan ke penonton. Mereka kemudian menjadi terkenal karena kalkun panggangnya, lengkap dengan kepala beserta isiannya, bulu ekor dan sayap. Lengkap dengan aksen Prancis, mereka berperan sebagai suami yang mauk dan istri yang dominan. Pada waktu itu, mereka dikenal sebagai Mayor dan Nyonya Cradock. Fanny juga menulis buku dengan nama Frances Dale dan Phyllis Cradock.
↑The Cradocks were still using this byline at the end of their Telegraph career (Daily Telegraph Cooks' Book, London, W. H. Allen, 1978 ISBN0-491-02472-X