Fabian Gottlieb von Bellingshausen(1778-09-20)20 September 1778 - 25 Januari 1852(1852-01-25) (umur73)bahasa Rusia:Фаддей Фаддеевич Беллинсгаузенcode: ru is deprecated , Faddey Faddeyevich Bellinsgauzen) adalah perwira Jerman Baltik di Angkatan Laut Kekaisaran Rusia, kartografer dan penjelajah, yang akhirnya naik ke pangkat Laksamana. Dia adalah tokoh dalam Penjelajahan Rusia Pertama dan penjelajahan menemukan benua Antartika.
Sebagai kartografer terkemuka, Bellingshausen ditunjuk untuk memimpin mengelilingi dunia pada tahun 1819-1821, dengan tujuan untuk mengeksplorasi Samudra Selatan dan untuk menemukan daratan di dekat Kutub Selatan. Ekspedisi ini disusun oleh Mikhail Lazarev. Dengan menggunakan Korvet Vostok berada di bawah komando Bellingshausen dan Lazarev menggunakan Korvet Mirny menjadi penjelajah pertama yang melihat daratan Antarktika pada tanggal 28 Januari 1820. Penemuan ini membantah pernyataan Kapten James Cook bahwa hal yang tidak mungkin dapat menemukan daratan di ujung selatan dunia. Ekspedisi ini menemukan dan menamainya yaitu Pulau Peter I, Pulau Zavodovski, Pulau Leskov, Kepulauan Visokoi, Semenanjung Antartika dan Pulau Alexander (Pantai Alexander), dan membuat beberapa penemuan di perairan tropis Samudra Pasifik.
Sekembalinya Laksamana Muda Bellingshausen dari eksplorasi Antarktika ia berpartisipasi dalam Perang Rusia-Turki 1828-1829. Pada tahun 1830-an ia naik pangkat menjadi Laksamana Madya dan kembali bertugas di Armada Baltik dan dari tahun 1839 ia adalah gubernur militer di Kronstadt, di mana ia meninggal. Pada 1831 ia menerbitkan buku tentang perjalanannya Antarktika, yang disebut Double Investigation of the Southern Polar Ocean and the Voyage Around the World (Двукратные изыскания в южнополярном океане и плавание вокруг света). Dia dikenang di Rusia sebagai salah satu laksamana besar dan penjelajah, dan beberapa letak geografis dan lokasi di Antarktika, dinamai untuk menghormati Bellingshausen, mengingatkan perannya dalam eksplorasi daerah kutub selatan.
Ekspedisi Rusia pertama di Antarktika
Ketika Kaisar Alexander I mengesahkan ekspedisi ke daerah kutub selatan pada tahun 1819, maka Bellingshausen ditunjuk untuk memimpin ekpedisi. Ekspedisi ini bertujuan untuk mengeksplorasi Samudra Selatan dan untuk menemukan tanah di dekat Kutub Selatan. Dengan menggunakan kapal Vostok (bahasa Indonesia: "Timur") sekaligus menjadi kapten kapal dan kapal Mirny (bahasa Indonesia: "Damai") yang di bawah kapten Mikhail Lazarev. Penjelajahan dimulai dari Kronshtadt pada 4 Juni 1819.[1]
Setelah pendaratan di Portsmouth penjelajahan dilanjutkan pada tanggal 5 September 1819 ekspedisi dan melintasi Lingkar Antartika pada tanggal 26 Januari 1820. Pada tanggal 28 Januari 1820 ekspedisi menemukan daratan Antarktika mendekati pantai Antarktika di titik 69°21′28″S2°14′50″W / 69.35778°S 2.24722°W / -69.35778; -2.24722 dan melihat daratan es. Titik tersebut terletak di dua puluh mil dari daratan Antarktika. Buku harian Bellingshausen tentang laporannya kepada Menteri Angkatan Laut Rusia pada tanggal 21 Juli 1821 dan dokumen lainnya, yang sekarang disimpan di Museum Negara Kutub Utara dan Antartika Rusia di Saint Petersburg, Rusia, menjadi bahan perbandingan penelitian Antarctica Observed yang ditulis oleh sejarawan Inggris, A. G. E. Jones dari buku catatan harian pengklaim benua Antarktika lainnya pada tahun 1982. Jones menyimpulkan bahwa Bellingshausen, Edward Bransfield, dan Nathaniel Palmer adalah seorang penemu dari hipotesis Terra Australis.[2][3]