Evolusi kuantum adalah bagian dari teori perubahan evolusioner George Gaylord Simpson yang mencoba menjelaskan kemunculan kelompok taksonomis tingkat tinggi. Menurut Simpson, tingkatan perubahan evolusioner di antara setiap kelompok berbeda-beda, bahkan di antara garis keturunan yang berhubungan erat. Tingkatan perubahan yang berbeda tersebut meliputi horotelik (biasa), braditelik (lambat), dan takitelik (cepat). Dalam evolusi kuantum, perubahan terjadi dengan sangat cepat dan drastis hingga membentuk seluruh famili, ordo, dan kelas baru.
Evolusi kuantum bergantung kepada teori hanyutan genetik acakSewall Wright. Simpson meyakini bahwa transisi evolusioner besar akan terjadi ketika populasi kecil yang terisolasi terfiksasi dalam kombinasi gen yang tidak biasa.
Referensi
Eldredge, Niles (1995). Reinventing Darwin. New York: John Wiley & Sons. pp.20–26.