Eva Crane, yang lahir dengan nama Ethel Eva Widdowson (12 Juni 1912 – 6 September 2007), adalah seorang peneliti dan penulis yang ahli dalam bidang lebah dan pemeliharaan lebah. Meskipun terlatih sebagai ahli matematika,[1] ia beralih minatnya ke lebah, dan menghabiskan waktu puluhan tahun untuk meneliti lebah, melakukan perjalanan ke lebih dari 60 negara, sering kali dalam kondisi yang kurang menguntungkan.[2]
Ethel menjadi lebih dikenal sebagai Eva Crane ketika menikah dengan James (Jim) Crane pada bulan Juli 1942.[1]
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Eva adalah putri dari pasangan Thomas Henry (Harry) Widdowson dan Rose. Dia memiliki kakak perempuan, Elsie May, kemudian dikenal sebagai Dr. Widdowson (obituari, 22 Juni 2000) dan menjadi terkenal di dunia karena karyanya tentang nutrisi dan diet.[3][4]
Eva tumbuh besar di Dulwich, London Selatan[4] dan menempuh pendidikan di Sydenham School di London Selatan, di mana kemampuan akademiknya sudah terlihat sejak usia muda. Dia adalah seorang linguis, ilmuwan, dan ahli matematika yang berbakat, dan memenangkan beasiswa untuk belajar matematika di King’s College, London. Eva menyelesaikan gelarnya dalam dua tahun dan memperoleh gelar kedua di bidang fisika setahun kemudian. Minat Eva terhadap lebah baru muncul setelah ia menyelesaikan gelar MSc di bidang mekanika kuantum dan gelar PhD di bidang fisika nuklir,[5] serta mengajar di Sheffield dan Hull.[3]
Ketertarikan kepada Lebah
Legenda mengatakan bahwa minat Dr. Crane pada apikultur muncul ketika ia diberi sarang dan lebah sebagai hadiah pernikahan pada tahun 1942.[6] Namun kenyataannya, buku catatan pemeliharaan lebahnya mencatat bahwa ia mendapatkan sarang dan peralatan pertamanya pada tahun 1940, dan memasukkan bingkai lebah ke dalamnya pada bulan Juni 1941.[1]
Selama hidupnya, ia menerbitkan lebih dari 300 makalah dan artikel, serta menyumbangkan banyak buku ilmiah untuk para pecinta lebah di seluruh dunia. Pada Januari 1949, ia mendirikan Asosiasi Penelitian Lebah (BRA). Sejak awal, organisasi ini memiliki tujuan dan pandangan internasional, tetapi baru menjadi IBRA pada tahun 1976.[1][4] Dari tahun 1950 hingga 1990, Eva menjelajahi lebih dari 60 negara untuk mempelajari segala hal tentang lebah, dan menghasilkan banyak penemuan. A Book of Honey (1980) dan the Archaeology of Beekeeping (1983) menunjukkan minatnya pada nutrisi dan sejarah kuno perlebahan.[4]
Ia pensiun dari IBRA pada tahun 1984 untuk fokus pada dua karya penting, Bees and Beekeeping - Science, Practice and World Resources (1991), dan the World History of Beekeeping and Honey Hunting (1999).[4] Pada tahun 1985, Eva dianugerahi gelar doktor kehormatan dari Ohio State University dan dianugerahi OBE pada tahun 1986.[1]