Erkeshtam, Irkeshtam, atau Erkesh-tam, adalah sebuah desa di dekat perlintasan perbatasan antara Kirgizstan dan Xinjiang, China. Daerah Erkeshtam berada di bagian selatan dari Provinsi Osh. Perlintasan perbatasan di Erkeshtam juga dikenal sebagai Simuhana (斯姆哈纳), yang mana merupakan nama desa terdekat di sisi China, tetapi nama Irkeshtam (伊尔克什坦) adalah nama yang paling umum.
Erkeshtam merupakan perlintasan perbatasan China yang paling barat. Perlintasan ini merupakan salah satu dari dua perlintasan perbatasan antara Kirgizstan dan China. Perlintasan lainnya berada di Torugart, sekitar 165km ke arah timur laut.[1] Jarak perjalanan antara Erekshtam dengan ibu kota provinsi di Osh adalah 210km. Jarak tersebut sekitar 800km lebih dekat daripada jarak dari perbatasan Torugart.[1]
Lokasi
Perlintasan batas Erkeshtam terletak di posisi strategis yaitu sekitar 230km di sebelah barat Kashgar, 210km di sebelah tenggara Osh, dan 550km ke arah timur dari ibu kota Tajikistan, Dushanbe. Perjalanan melintasi batas melewati Celah Irkeshtam yaitu sebuah lembah yang dalam tempat pertemuan antara Pegunungan Pamir dan Tian Shan. Lembah tersebut berada ada elevasi kurang lebih 2.950 meter di atas permukaann laut.[2] Desa Erkeshtam terletak sekitar 2km dari perbatasan sementara desa terdekat di sisi China yaitu Simuhana berjarak sekitar 3,5km dari batas. Kedua desa berada di tepi aliran Sungai Kizilesu. Simuhana berada di Kabupaten Ulugqat, di Prefektur Otonom Kirgiz Kizilsu, Xinjiang.
Perlintasan batas Erkeshtam mengendalikan jalur perdagangan utama antara Cekungan Tarim di sebelah timur, Lembah Alay di sisi barat, dan Lembah Ferghana di sebelah utara. Di sisi Kirgizstan, jalan A372 melintasi sebuah celah di Lembah Alay. Di daerah Sary-Tash, jalan A372 bersimpangan dengan jalan raya M41, yang melintas ke arah utara melewati Celah Taldyk pada ketinggian 3.615 m menuju Osh dan Lembah Ferghana. Di sisi China, Jalan Raya Kashgar–Irkeshtam G3013 melintas ke arah timur menuju Kashgar dan wilayah Cekungan Tarim via Ulugqat. A372 dan M41 adalah bagian dari Jalan Raya AsiaAH65.
Desa lainnya yang terletak di dekat Irkeshtam adalah Nura yang berjarak 64 kilometer (40mi) dan Ikazak yang berjarak 13 kilometer (8,1mi).
Sejarah
Irkeshtam berada di titik persimpangan geografis dan kultural dan telah menjadi titik penting sepanjang sejarah. Pada masa Dinasti Han dan Tiga Kerajaan, wilayah Erkeshtam diketahui sebagai Juandu 捐毒 (Wade-Giles: Chüan-tu, "pos pajak").[3][4][5]Kitab Han menyebutkan bahwa Juandu dihuni oleh 380 keluarga, 1.100 jiwa, dengan 500 di antaranya mampu mengangkat senjata. Disebutkan pula bahwa penduduk Juandu adalah orang bangsa Sai yang mengenakan pakaian Wusun dan mengikuti pergerakan air dan rumput serta tetap berada di dekat "Ts'ung-ling" (Pegunungan Pamir).[6]
Pada tahun 2002, pos perbatasan Irkeshtam dilalui oleh 8.071 orang, 7.066 kendaraan, dan 76.000 ton muatan barang.[8] Pada tahun 2008, 58.900 orang dan 520.000 ton muatan melewati Irkeshtam.[2] Selama sebelas bulan pertama pada tahun 2013, 39.045 orang 32.554 kendaraan, dan 464.000 ton muatan barang melewati perlintasam batas Irkeshtam dan menempatkannya di posisi keempat di antara perlintasan-perlintasan batas di Xinjang berdasarkan tonase muatan yang melintas.[9]
Hill, John E. 2004. The Peoples of the West from the Weilüe 魏略 by Yu Huan 魚豢: A Third Century Chinese Account Composed between 239 and 265 CE. Draft annotated English translation.
Hill, John E. (2015) Through the Jade Gate - China to Rome: A Study of the Silk Routes during the Later Han Dynasty, 1st to 2nd Centuries CE. Volumes I & II. John E. Hill. CreateSpace, Charleston, South Carolina. Volume I: ISBN 978-1500696702; Volume II: ISBN 978-1503384620.
Hulsewé, A. F. P. and Loewe, M. A. N. 1979. China in Central Asia: The Early Stage 125 BC – AD 23: an annotated translation of chapters 61 and 96 of the History of the Former Han Dynasty. E. J. Brill, Leiden.