Awal karier dan Raspberries
Carmen mulai serius menjadi seorang musisi saat kuliah di John Carroll University di University Heights, Ohio. Carmen bergabung bersama sebuah band bernama Cyrus Erie, merekam beberapa single yang gagal secara komersial untuk Epic Records.[6] Gitaris Cyrus Erie, Wally Bryson, pernah bermain bersama teman-temannya, Jim Bonfanti dan Dave Smalley, di salah satu band paling populer di Cleveland, The Choir, meraih sebuah lagu andalan nasional kecil pada tahun 1967 lewat single, "It's Cold Outside."[7]
Apabila Cyrus Erie dan The Choir bubar menjelang awal tahun 1970-an, Carmen, Bryson, Bonfanti, dan Smalley, bekerja sama untuk mendirikan Raspberries, sebuah band Rock and Roll yang merupakan salah satu eksponen utama gaya Power Pop awal tahun 1970-an[6] dan terinspirasi dari The Beatles dan The Who.[8] Carmen ialah penyanyi utama Raspberries dan mencipta atau ikut mencipta semua hits mereka.[8] Pada tahun 1975, selepas bubarnya Raspberries, Carmen memulai karier solonya, mengurangi elemen-elemen Hard Rock demi power ballad dan Soft Rock.[6]
Pada tahun 2004, Carmen, bersama anggota-anggota asli Raspberries, Bryson, Bonfanti, dan Smalley, mendirikan kembali band tersebut untuk serangkaian pertunjukan langsung yang tiketnya terjual habis di berbagai kota di Amerika Serikat. Dalam tur tersebut, Raspberries merekam sebuah album rekaman langsung, Live on Sunset Strip (2007), memainkan hits mereka di West Hollywood, California, dan menampilkan kata pengantar dari Bruce Springsteen. Baik pertunjukan maupun album rekaman langsung tersebut menerima pujian dari para kritikus musik.
"All by Myself" dan "Hungry Eyes"
Dua single solo pertama Carmen menjadi hits di tangga lagu pada tahun 1976. Keduanya dibangun di sekitar tema oleh Sergei Rachmaninoff. Single pertama, "All by Myself" – berdasarkan Konserto Piano No. 2 milik Rachmaninoff[9] – mendapat posisi runner-up di Billboard Hot 100 (tergeser dari posisi jawara oleh single "December 1963 (Oh, What a Night)" dari Frankie Valli & Four Seasons) dan posisi ke-10 di Belanda, di mana itu adalah lagu pertama Carmen yang masuk tangga lagu itu.[10] Itu terjual satu juta kopi lebih, dianugerahi sebuah cakram emas oleh RIAA pada bulan April 1976,[11] dan kemudian dinyanyikan ulang oleh Céline Dion.[4] Single follow-up, "Never Gonna Fall in Love Again"[3] – berdasarkan Simfoni No. 2 milik Rachmaninoff – berada di posisi jawara di tangga lagu Adult Contemporary dan berada di posisi ke-9 di tangga lagu Cashbox, serta posisi ke-11 di Billboard Hot 100. Di Inggris, Dana membawanya ke posisi ke-31 dan di Australia, Mark Holden membawanya ke posisi ke-13. "All by Myself" dan "Never Gonna Fall in Love Again" ditampilkan di album studio debut self-titled, Eric Carmen (1975), bersama dengan "That's Rock and Roll", sebuah single andalan untuk penyanyi, Shaun Cassidy. Album Eric Carmen berada di posisi ke-21 di tangga album Billboard dan disertifikasi emas pada tahun 1977 dengan penjualan 500.000 lebih kopi.[12]
Album studio kedua Carmen, Boats Against the Current, dirilis pada tahun 1977 dengan ulasan yang beragam.[13][14][15] Album studio ini menampilkan pemain-pemain cadangan termasuk Andrew Gold, Bruce Johnston (dari The Beach Boys), Burton Cummings, dan Nigel Olsson. Album Boats Against the Current menghabiskan 13 pekan di tangga album Billboard, berada di posisi ke-45. Album ini juga menghasilkan single Top 20, "She Did It," tetapi lagu utama tersebut hanya berhasil menemukan bagian bawah dari tangga lagu Top 40. Lagu utama tersebut kemudian dikover oleh Olivia Newton-John, di album studionya, Totally Hot. "Marathon Man," sebuah single yang diambil dari album itu, menjadi single solo pertama Carmen yang tidak masuk tangga lagu Billboard Hot 100. Namun, Shaun kembali masuk 10 besar pada tahun 1978 lewat lagu "Hey Deanie" milik Carmen. Selama beberapa pekan pada musim gugur tahun 1977, Carmen mempunyai komposisi-komposisi yang masuk tangga lagu secara bersamaan di Billboard Hot 100; Dua hits besar milik Shaun Cassidy, dan "She Did It" milik Carmen.[16]
Disusul dengan dua album studio Carmen lagi. Walaupun mengalami penurunan popularitas di tangga lagu, single "Change of Heart" berhasil masuk ke dalam 20 besar,[3] dan berada di posisi keenam di tangga lagu Easy Listening pada tahun 1978, dan lagu tersebut juga dikover oleh Samantha Sang, di album studionya, Emotion.[17] Pada tahun 1980, Carmen mengeluarkan album studio, Tonight You're Mine, dengan single utamanya, "It Hurts Too Much" (posisi ke-75 di Billboard Hot 100).[17]
Pada tahun 1984, Carmen dan Dean Pitchford mencipta bersama bersama lagu "Almost Paradise (Love Theme From Footloose)." Tema tersebut, dibawakan oleh Ann Wilson, bersama Mike Reno, untuk film Footloose, berada di posisi ketujuh di Billboard Hot 100.[18] Pada tahun 1985, Carmen muncul kembali lewat Geffen Records lewat sebuah album studio self-titled kedua dan sebuah comeback hit yang cukup besar, "I Wanna Hear It from Your Lips."[6] Single itu masuk 40 besar tangga lagu Adult Contemporary dan Pop. Single follow-up, "I'm Through with Love," juga berada di posisi 20 besar di tangga lagu Adult Contemporary dan mendaki Billboard Hot 100. "Maybe My Baby," lagu lain dari album, Eric Carmen, kemudian menjadi sebuah lagu Country andalan untuk Louise Mandrell, berada di posisi kedelapan di Billboard's Country Chart. Single "I Wanna Hear It from Your Lips" juga dikover oleh Louise Mandrell, tetapi hanya berada di posisi ke-35 di tangga lagu yang sama.[19]
Pada tahun 1987, lagu "Hungry Eyes," berada di posisi runner-up di tangga lagu Adult Contemporary dan juga mengembalikannya ke Top 10.[3] Lagu "Hungry Eyes," bersama dengan lagu "She's Like the Wind" oleh Patrick Swayze, ditampilkan di lajur bunyi film andalan, Dirty Dancing. Sebuah lagu, "Reason to Try," membuat profil Carmen tetap tinggi pada tahun 1988, di mana lagu "Make Me Lose Control" yang nostalgia juga mengembalikan Carmen ke posisi jawara di tangga lagu Adult Contemporary – di mana ia bertahan selama beberapa pekan berturut-turut – serta masuk Top 10 di Billboard Hot 100. Selepas sebuah lagu andalan kecil pada tahun 1988 dengan lagu "Reason to Try," dari album kompilasi, One Moment in Time, karier Carmen sebagian besar tidak aktif selama satu dasawarsa, kecuali mencipta lagu tahun 1995, "(Wanna Take) Forever Tonight" milik Peter Cetera,[20] dan lagu tahun 1999 yang diciptakan bersama Diane Warren, "Someone That You Loved Before" milik Diana Ross.[20]
Album I Was Born to Love You dirilis pada tahun 2000; telah dirilis pada tahun 1998 di Jepang sebagai Winter Dreams.[6] Carmen mengurangi penggunaan sebuah band lewat rekaman itu, memainkan sebagian besar instrumen dan memprogram bagian drum sendiri. Album itu tidak menemukan banyak pendengar, tetapi Carmen masih sukses menempatkan lagu-lagu bersama seniman-seniman lainnya selama bertahun-tahun. Pada tahun 2000, dia melakukan tur bersama Ringo Starr.[21] Pada tanggal 24 Desember 2013, rekaman baru pertama dalam 15 tahun lebih oleh Eric Carmen, bertajuk "Brand New Year," dirilis. Lagu tersebut, dicipta dan direkam dari bulan November sampai dengan bulan Desember 2013 di Ohio dan Los Angeles, dikeluarkan sebagai sebuah muat turun gratis oleh Legacy Recordings sebagai sebagai "hadiah Natal" khas, untuk menyambut kedatangan sebuah retrospektif karier 30 lagu pada bulan Maret 2014 bertajuk The Essential Eric Carmen.