Eforos (bahasa Yunani Doria:Ἔφοροςcode: grc is deprecated ; bentuk jamak: Eforoi (Έφοροιcode: grc is deprecated ))[a] adalah pemimpin Sparta kuno dan berbagi kekuasaan dengan raja-raja Sparta. Lima eforoi dipilih setiap tahun, yang "bersumpah atas nama kota", sedangkan raja bersumpah atas nama diri mereka sendiri.[1]
Herodotos mengklaim bahwa jabatan eforos dibentuk oleh Lykurgos, sedangkan Plutarkhos menganggapnya dibentuk beberapa lama setelah masa Lykurgos. Jabatan ephor kemungkinan dibentuk berdasarkan kebutuhkan akan pemimpin ketika para raja sedang berperang. Eforos dipilih oleh rakyat, dan semua warga resmi Sparta berhak ikut memilih. Setiap eforos hanya boleh menjabat sekali saja. Eforos menjadi penyeimbang bagi dua raja, yang jarang bekerja sama. Plato menyebut mereka tiran yang memerintah Sparta sebagai despot, sedangkan raja nyaris tak lebih dari sekadar jenderal.
Para eforos tidak perlu berlutut di hadapan Raja Sparta dan amat dihormati oleh rakyat, karena tingginya kekuasaan mereka dan karena peran suci yang mereka peroleh. Para eforos mengambil keputusan berdasarkan suara mayoritas, sehingga kebijakan Sparta dapat berubah dengan cepat, jika suara salah satu ephor berubah, misalnya pada tahun 403 SM ketika Pausanias meyakinkan tiga ephor untuk mengirim pasukan ke Attika. Ini merupakan perubahan haluan dalam politik Lysandros.[10]
↑dari bahasa Yunaniἐπίcode: grc is deprecated epi, "pada" atau "di atas", dan ὁράωcode: grc is deprecated horaō, "melihat", dengan demikian maknanya adalah "pengawas"