Pada 2016, Paus Fransiskus mengakui fakta bahwa Unzeitig wafat in odium fidei (terj. har.'dalam kebencian terhadap iman') dan Unzeitig kemudian dibeatifikasi pada 24 September 2016 dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Kardinal Angelo Amato yang bertindak atas perantaraan Paus.[1]