Vertebrata merupakan klad hewan umum dengan rangka dalam (kebanyakan terdiri dari tulang dan terkadang tulang rawan), namun spons juga mengembangan sebuah wujud rangka dalam mirip jaring yang terbentuk dari unsur penyokong kecil dari kalsit atau silika dari air yang disebut dengan spikula, sementara echinodermata memiliki rangka dalam dermal dari kalsit yang dikenal sebagai osikel.
Beberapa sefalopodakoleoidea (cumi-cumi dan sotong) memiliki cangkang dalam vestigial yang terbuat dari aragonit atau kalsit-kitin yang dikenal sebagai gladius atau tulang sotong (cuttlebone), yang dapat berfungsi sebagai daerah menempelnya otot, namun fungsi utamanya adalah untuk mempertahankan daya apung, bukan untuk memberi tunjangan struktur.
Etimologi
Kata "endoskeleton" berasal dari bahasa Yunaniἔνδον, éndon "di dalam", dan σκελετός, skeletos "kerangka"
Mengklik tengkorak pada gambar ini membuat peramban memuat artikel yang sesuai dengan tengkorak yang diklik