Gentile lahir di Bologna pada 1946 dari keluarga yang terlibat dalam kegiatan budaya lokal. Ia memulai studi di Universitas Bologna, di mana ia lulus dengan gelar doktor dalam sejarah modern. Pengalaman awalnya mencakup penelitian di arsip nasional, yang membawanya ke topik fasisme dan peran gereja dalam politik Italia. Ia juga meneliti di institusi seperti Istituto Storico Germanico di Roma, memperkaya pemahamannya tentang hubungan Italia-Jerman.[2]
Gentile bergabung dengan Universitas Sapienza Roma sebagai profesor sejarah kontemporer. Ia menjabat sebagai pengunjung di universitas Eropa dan Amerika Serikat, termasuk Universitas Yale dan Universitas California, Berkeley. Penelitiannya mencakup analisis totalitarianisme, di mana ia mengeksplorasi bagaimana rezim seperti fasisme menggunakan ritual dan simbol untuk membentuk masyarakat. Ia juga menulis esai untuk jurnal seperti Journal of Contemporary History dan Totalitarian Movements and Political Religions, membahas topik seperti sekularisme dan nasionalisme.[3][1]
Karya utamanya mencakup La via italiana al totalitarismo (1995), yang membahas asal-usul fasisme Italia; Politica e religione (2001), tentang hubungan antara politik dan agama; serta Renovating the Fascist Faith (2023), yang menganalisis reformasi ideologi fasis. Buku lain seperti The Sacralization of Politics in Fascist Italy (1996) menelusuri penggunaan simbol religius dalam propaganda.[3]
Gentile memenangkan beberapa penghargaan, termasuk Guggenheim Fellowship (2000) dan Erasmus Prize (2013). Ia juga menjadi anggota Akademi Nasional de Lincei. Karyanya sering dikutip dalam studi politik, meskipun beberapa analisisnya, seperti tentang sifat religius fasisme, menimbulkan perdebatan di kalangan sejarawan.[4]
Gentile memengaruhi studi fasisme melalui analisisnya yang menghubungkan politik dengan budaya. Karyanya menjadi rujukan dalam debat tentang totalitarianisme, meskipun beberapa aspeknya, seperti pandangannya tentang sekularisme, tetap menjadi topik diskusi. Ia terus aktif melalui tulisan dan kuliah, berkontribusi pada sejarah politik Italia modern.[5]