Eleanor Emmons Maccoby (15 May 1917 - 11 Desember 2018) adalah psikolog asal Amerika Serikat yang dikenal atas penelitian dan kontribusinya dalam bidang studi gender serta psikologi perkembangan.[1] Sepanjang karier akademiknya, ia meneliti perbedaan gender, perkembangan identitas gender, dinamika hubungan antara orang tua dan anak, serta aspek perkembangan sosial dan kognitif anak dari sudut pandang anak sendiri.
Maccoby memperoleh gelar Magister (M.A.) dan Doktor (Ph.D) dari Michigan University, di mana ia meneliti di bawah bimbingan B. F. Skinner. Ia juga melakukan penelitian disertasinya di laboratorium Skinner di Universitas Harvard. Setelah itu, Maccoby melanjutkan kariernya di bidang psikologi di Stanford University, ia mengemban peran sebagai profesor, anggota, dan ketua departemen psikologi di Stanford University, di mana ia melakukan berbagai penelitian. Penelitiannya menghasilkan banyak publikasi, dengan karya paling terkenalnya adalah buku The Development of Sex Differences (1966).[1][2] Maccoby telah meraih berbagai penghargaan atas kontribusinya dalam bidang psikologi. Pada tahun 2000, ia menjadi orang pertama yang menerima The Maccoby Award, sebuah penghargaan yang diberi nama sesuai dirinya sebagai bentuk penghormatan. Selain itu, Asosiasi Psikologi Amerika (APA) memasukkannya dalam daftar 100 psikolog paling berpengaruh di abad ke-20, menempatkannya di peringkat ke-70.[3]
Profil kehidupan
Eleanor Emmons Maccoby lahir pada 15 Mei 1917 di Tacoma, Washington, sebagai anak kedua dari empat bersaudara dalam keluarganya. Saat menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi.[2] Pada tahun 1934, ia pindah ke Portland, Oregon, dan menempuh pendidikan selama dua tahun di Reed College. Setelah itu, ia melanjutkan studinya di University of Washington di Seattle, tempat ia bertemu dengan Nathan Maccoby seorang mahasiswa pascasarjana di bidang psikologi. Setelah menjalin hubungan selama satu tahun, mereka menikah pada tahun 1938.[2][4] Eleanor dan Nathan mengadopsi tiga anak. Anak pertama mereka, Janice Maccoby, diadopsi pada tahun 1952. Empat tahun kemudian, mereka mengadopsi anak kedua, Sarah Maccoby, dan tak lama setelah itu, mereka mengadopsi anak ketiga mereka, Mark Maccoby. Selama periode ini, Eleanor Maccoby lebih banyak berfokus pada tugas-tugas rumah tangga dan pengasuhan anak, seiring dengan itu ia hanya bekerja paruh waktu. Ia bahkan menunda penerbitan karyanya selama lima hingga enam tahun agar dapat lebih banyak menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.[5]
Maccoby mengidentifikasi dirinya sebagai seorang feminis. Di Universitas Stanford, ia bertemu dengan Carol Nagy Jacklin, yang juga terlibat dalam gerakan feminisme, terutama dalam isu-isu yang muncul akibat Perang Vietnam. Keduanya mulai melakukan penelitian tentang ketimpangan gender, yang kemudian berkembang menjadi studi mengenai perbedaan dan kesamaan antara anak laki-laki dan perempuan, ini adalah topik yang kemudian menjadikan Maccoby dikenal luas.[6]
Pada tahun 1958, Eleanor dan Nathan menerima tawaran pekerjaan di Universitas Stanford. Nathan bekerja di Departemen Komunikasi, sementara Eleanor bergabung dengan Departemen Psikologi sebagai pengajar psikologi anak.[6] Pada tahun 1992, suami Eleanor, Nathan, meninggal dunia akibat serangan jantung pada usia 80 tahun. Mereka telah menikah selama 54 tahun dan dikaruniai lima orang cucu.[7] Pada usia 99 tahun, Maccoby menulis sebuah buku yang menceritakan perjalanan hidupnya. Ia merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada Mei 2017 dan meninggal dunia pada 11 Desember 2018 dalam usia 101 tahun.[8][9]
Kiprah dalam ilmu psikologi
Eleanor Maccoby adalah seorang psikolog perkembangan yang berkontribusi besar dalam penelitian mengenai perbedaan gender, hubungan orang tua-anak, serta pengaruh sosial terhadap perkembangan individu. Ia memulai karier akademiknya di Harvard University, di mana ia terlibat dalam penelitian tentang pengasuhan anak dan perkembangan kepribadian. Salah satu karyanya yang berpengaruh pada periode ini adalah Patterns of Child-Rearing (1957), yang meneliti berbagai gaya pengasuhan dan dampaknya terhadap anak.[10]
Pada tahun 1958, Maccoby bergabung dengan Stanford University dan melanjutkan penelitiannya mengenai perbedaan gender dalam perkembangan anak. Bersama Carol Jacklin, ia menerbitkan The Psychology of Sex Differences (1974), yang menjadi landasan dalam studi psikologi gender. Buku ini menyoroti bias dalam publikasi penelitian dan mengkaji secara sistematis berbagai temuan mengenai perbedaan kognitif, sosial, dan emosional antara laki-laki dan perempuan.[1]
Di samping itu, Maccoby juga meneliti dampak perceraian terhadap anak-anak, dengan menekankan dinamika hubungan orang tua-anak sebelum, selama, dan setelah perceraian. Studi ini menghasilkan buku Dividing the Child (1992) dan Adolescents After Divorce (1996), yang menjadi rujukan utama dalam bidang psikologi keluarga.[11]
Sepanjang kariernya, Maccoby aktif dalam berbagai kegiatan akademik, termasuk seminar dan penelitian interdisipliner tentang sosialisasi anak dan perbedaan gender. Ia dikenal sebagai ilmuwan yang membawa pendekatan berbasis bukti dalam kajian psikologi perkembangan dan sosial, serta menjadi pionir dalam memahami faktor lingkungan dan biologis dalam pembentukan identitas dan perilaku individu.[6]
↑"Eleanor Emmons Maccoby '39". Reed Magazine | In Memoriam (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-28.
↑Sheehy, Noel; Chapman, Antony J.; Conroy, Wenday A.; Sheehy, Noel; Chapman, Anthony J. (1997). Biographical Dictionary of Psychology. London: Taylor and Francis. ISBN978-1-136-79885-6.