Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapuspada 1 Desember 2025.
Pada hari Minggu 24 September 2023, Etnis Armenia yang berada di Nagorno-Karabakh melakukan eksodus secara serentak menuju Armenia. Eksodus ini dilakukan ketika karena Etnis ini merasa takut akan penganiayaan serta pembersihan etnis yang dilakukan oleh pemberontak dari bagian Azerbaijan. Saat itu pemerintah Armenia dalam statementnya mengatakan bahwa ada sekitar 1.050 orang yang telah menyebrang ke Armenia dari Nagorno menuju Karabakh. Ketegangan ini terjadi kurang lebih selama 30 tahun dimana Armenia dan Azerbaijan telah melakukan perang sebanyak 2 kali. Masyarakat Etnis Armenia merasa khawatir apabila mereka masih bersikeras untuk menetap di tanah airnya. [1]