Kurva suseptibilitas termomagnetik magnetit yang menunjukkan efek Hopkinson yang kuat
Efek Hopkinson adalah suatu fenomena yang terjadi pada material feromagnetik atau ferimagnetik, yang ditandai dengan meningkatnya suseptibilitas magnetik pada rentang suhu antara suhu pemblokiran dan suhu Curie material tersebut. Efek Hopkinson dapat diamati sebagai puncak pada kurva termomagnetik yang muncul tepat sebelum penurunan tajam suseptibilitas yang berkaitan dengan tercapainya suhu Curie. Fenomena ini pertama kali diamati oleh John Hopkinson pada tahun 1889 dalam penelitiannya mengenai besi.[1]
Pada partikel berdomain tunggal, puncak Hopkinson yang besar dihasilkan oleh keadaan transien berupa domain partikel superparamagnetik.
Lihat pula
Feroelektrisitas – Sifat material yang memiliki polarisasi listrik spontan dan dipengaruhi oleh medan listrik
Hukum Curie – Hubungan antara magnetisasi, medan magnet yang diberikan, dan suhu
Referensi
↑Hopkinson, John. “Magnetic and Other Physical Properties of Iron at a High Temperature”. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. A 180 (1889): 443–465.