Kehidupan awal dan pendidikan
Eddie Floyd lahir di Montgomery, Alabama, dari Florence Floyd, seorang perawat, dan Prince Edward, seorang pekerja baja. Floyd memiliki empat saudara kandung: Benny Floyd, Dave Floyd, Joe Floyd, dan Louise Floyd.
Pada tahun 1950, pada umur 13 tahun, Floyd dikirim ke Alabama Industrial School for Negro Children di Mount Meigs, sebuah fasilitas pemasyarakatan remaja. Dia memulai studi musik formalnya di sana, mempelajari teori dan bernyanyi dalam sebuah paduan suara.[4]
Selepas beberapa tahun di Mount Meigs, Floyd pindah ke Detroit, Michigan, di mana dia tinggal bersama bibi dan pamannya, Robert West dan Catherine West.[1] Robert West ialah seorang impresario dari dunia musik Detroit dan pendiri Lu Pine Records. Perusahaan rekaman tersebut telah mengontrak Diana Ross.
Karier
Pada umur 16 tahun, Floyd mendirikan The Falcons, yang juga menampilkan Mack Rice.[1] The Falcons merupakan cikal bakal grup vokal asal Detroit masa depan seperti Four Tops dan The Temptations. Lagu-lagu mereka yang paling sukses termasuk "You're So Fine" dan kemudian, apabila Wilson Pickett dipilih ke dalam The Falcons sebagai vokalis utama dari lagu, "I Found a Love."[5] Pickett kemudian memulai karier solo, dan The Falcons bubar.[1]
Floyd menandatangani sebuah kontrak dengan Stax Records yang berpusat di Memphis sebagai seorang pencipta lagu pada tahun 1965.[1] Dia mencipta sebuah lagu andalan, "Comfort Me," yang direkam oleh Carla Thomas. Floyd kemudian bekerja sama dengan gitaris Stax, Steve Cropper, untuk mencipta lagu untuk Wilson Pickett, yang sekarang menandatangani kontrak dengan Atlantic Records.[5] Atlantic mendistribusikan Stax dan Jerry Wexler mendatangkan Pickett dari New York City untuk bekerja dengan Booker T. & The M.G.'s. Sesi Pickett sukses, menghasilkan beberapa lagu andalan musik Pop dan R&B, termasuk "Ninety-Nine and a Half (Won't Do)" dan "634-5789" yang dicipta bersama Floyd.[1]
Pada tahun 1966, Floyd merekam sebuah lagu yang asalnya dicipta untuk Otis Redding. Wexler meyakinkan Jim Stewart untuk merilis versi Floyd. Lagu "Knock on Wood" karya Steve Cropper-Eddie Floyd meluncurkan karier solo Floyd,[1] dan kerap dinyanyikan ulang oleh David Bowie, Ella Fitzgerald, Eric Clapton, James Taylor, dan sekitar seratus seniman lainnya. Akhirnya, Otis akan membuat versi R&B dari lagu "Knock on Wood" pada tahun 1967 sebagai duet dengan Carla Thomas. Lagu "Knock on Wood" menjadi andalan musik disko untuk Amii Stewart pada tahun 1979.[6]
Floyd adalah salah satu seniman Stax yang paling konsisten dan serba bisa. Dia mempunyai beberapa lagu-lagu andalan sendiri, termasuk "I've Never Found a Girl (To Love Me like You Do)" dan "Raise Your Hand,"[1] yang dinyanyikan oleh Janis Joplin dan Bruce Springsteen.
Lagu "Big Bird" diciptakan saat Floyd menunggu di sebuah bandara London untuk sebuah pesawat kembali ke Amerika Serikat untuk pemakaman Otis Redding.
Karier Floyd tidak menghalanginya untuk menjadi salah satu pencipta paling produktif di perusahaan rekaman tersebut. Hampir setiap seniman Stax Records merekam materi Floyd, yang sering kali dicipta bersama Steve Cropper atau Booker T. Jones, termasuk Delaney & Bonnie ("We Can Love"), Sam and Dave ("You Don't Know What You Mean to Me"), Rufus Thomas ("The Breakdown"), Otis Redding ("I Love You More Than Words Can Say"), dan "Just the One (I've Been Looking For)" milik Johnnie Taylor. Lagu yang terakhir diputar selama kredit pembukaan film karya Harold Ramis, Bedazzled.
Kemudian, Booker meninggalkan Stax Records dan pindah ke California bersama istrinya, Priscella Coolidge (saudara perempuan Rita Coolidge). Floyd pergi mengunjungi Booker dan Priscella dan Priscella menjemput Floyd di bandara. Gaun yang dikenakan Coolidge menginspirasi Floyd untuk mencipta lagu lain dan sekali lagi kolaborasi antara Jones dan Floyd sangat brilian. Lagu "California Girl" merupakan lagu terakhir yang Floyd dan Jones buat bersama. Stax Records bangkrut.
Pada tahun 1980, Floyd merilis materi lewat perusahaan rekaman asal Inggris, I-Spy Records, yang dimiliki dan diciptakan oleh band berkebangsaan Inggris, Secret Affair.[1] Floyd bergabung dengan kolaborator lama Stax Records, Cropper dan Dunn, dan menjadi vokalis The Blues Brothers Band dalam serangkaian tur dunia, dan pada tahun 1998, Floyd dan ex-The Falcons, Wilson Pickett, muncul di layar berduet lewat lagu, "634-5789," di Blues Brothers 2000.[1]
Selain itu, Floyd telah menjadi tamu spesial bersama Rhythm Kings milik ex-The Rolling Stones, Bill Wyman, lewat beberapa konser di Amerika Serikat dan Inggris.
Pada tahun 2008, Floyd kembali ke Stax Records, yang dimiliki oleh Concord Music Group sejak tahun 2004. Album baru pertamanya dalam enam tahun, Eddie Loves You So, dirilis pada bulan Juli 2008.[1]
Pada bulan Desember 2012, Floyd merilis sebuah album baru pada saat Natal. Putra Eddie, Anthony Floyd, bernyanyi bersamanya dalam single, "Don't Forget About James Brown," dan album, Tonight's The Night.
Eddie Floyd dinobatkan menjadi anggota Memphis Music Hall of Fame pada tahun 2018.[7]
Pada tanggal 1 September 2017, pada umur 80 tahun, Floyd tampil langsung di Royal Albert Hall BBC Proms bersama Jools Holland dan Rhythm & Blues Orchestra miliknya, dalam sebuah konser tribut kepada Stax Records yang identik dengan musik Southern Soul.
Pada tanggal 28 Februari 2020, Rock House Records merilis rekaman Eddie Floyd tahun 1979, "Guess It Wasn't Meant to Be."
Bersama Bob Dylan, James Brown, dan Ray Charles, mereka dianggap sebagai salah satu seniman paling inspiratif dalam musik.