Partai Nasional Basque (PNB) didirikan oleh "bapak nasionalisme Basque", Sabino Arana pada 1895 di Bilbao, Negara Basque, Spanyol. Partai ini awalnya didrikan oleh Sabino Arana hanya untuk memenangkan pemilihan umum lokal di Negara Basque], tetapi partai ini kemudian berkembang ke seluruh wilayah yang dihuni oleh kelompok minoritas Etnis Basque, seperti Navarra dan Hegoalde di Spanyol, dan Ipparalde (wilayah Basque yang masuk ke dalam wilayah Prancis, bahkan pengaruh partai ini juga mendapatkan simpati sampai ke seluruh wilayah Kerajaan Spanyol dan seluruh bekas koloni Spanyol, seperti Venezuela, Meksiko, Argentina, Chili, dan sebagian Amerika Serikat, bahkan di Katalonia, PNB juga memilki simpatisan, itu dikarenakan Katalonia juga memiliki cita-cita yang sama dengan Basque, yakni kemerdekaan dari Spanyol. Selain itu, Katalonia dan Basque sama-sama memiliki pengalaman buruk dalam Perang Saudara Spanyol.[11][12][13][14]
Perang Saudara Spanyol (1936-1939)
Saat Perang Saudara Spanyol meletus pada 1936 antara pemerintah Republik Spanyol Kedua melawan Nasionalis Spanyol yang dipimpin oleh Francisco Franco, Etnis Basque yang direpresentasikan oleh Partai Nasional Basque (yang saat itu dipimpin oleh Jose Antonio Aguirre, mantan pemain Athletic Bilbao yang masuk dunia politik dan menjadi Lehendakari pertama Negara Basque) - bersama-sama dengan Katalonia yang dipimpin oleh Lluis Companys - memihak kepada kubu Loyalis Republik, dengan alasan, bahwa semasa pemerintahan Republik, Basque (dan juga Katalonia) memiliki otonomi yang sangat luas, bila Franco dan para pendukungnya yang pro-kerajaan berkuasa maka itu artinya mereka akan kehilangan otonominya lagi.[11][15]
Periode Francois
Kekalahan kubu Republik Spanyol, berdampak cukup signifikan terhadap perkembangan nasionalisme Basque. Di bawah kepemimpinan Francisco Franco, Spanyol berubah menjadi negara yang otoriter, atau yang biasa disebut sebagai Spanyol Francois, yang berkuasa selama kurang lebih empat dasawarsa, selama itu pula Partai Nasional Basque ditekan dan tak dapat berkembang, pemimpin mereka, Jose Antonio Aguirre harus pergi ke pengasingan di Prancis, kemudian Prancis di serang Jerman Nazi pada 1941 yang memaksanya lalu pindah ke Amerika Serikat.[11][16]
Ketidak berdayaan para elit PNB dalam menghadapi Franco mengecewakan sebagian anggota PNB, terutama dari golongan pemuda yang radikal. Pada 1959, PNB pecah dan kelompok yang lebih radikal kemudian mendirikan Euskadi Ta Askatasuna (ETA), sebuah organisasi teroris yang menginginkan kemerdekaan Basque dengan cara-cara kekerasan dan perang melawan Spanyol.[12][17]
Pasca Reformasi Spanyol
Saat Francisco Franco wafat pada 1975, Spanyol kembali kepada demokrasi. Hak-hak warga Spanyol yang hilang ketika Franco berkuasa dikembalikan, termasuk otonomi daerah Basque. Pada 1979, setelah Konstitusi 1978 diratifikasi oleh Pemerintah Spanyol, Basque secara resmi mendapatkan kembali hak otonominya tetapi buka sebagai sebuah "negara" seperti pada masa Republik Spanyol Kedua, melainkan hanya sebuah wilayah otonom Basque. Pada tahun yang sama pula, PNB kembali terbentuk untuk memeprejuangkan kembali kemerdekaan Basque, tetapi mereka pada saat juga menetang ETA pada 1989, karena cara kekerasan dianggap hanya akan menambah masalah bagi rakyat Basque. Pada 2008, PNB juga melakukan jajak pendapat, apakah ETA harus didukung atau tidak, dan hasilnya tentu saja tidak.[18]
Partai Nasional Basque (PNB) yang didrikan oleh Sabino Arana, pada mulanya adalah sebuah partai kanan jauh, dengan ciri rasis, xenofobia, dan chauvinis, tetapi meskipun begitu sifat-sifat kanan jauh yang dimiliki PNB tidak berlaku untuk seluruh bangsa non-Basque, Arana tidak pernah bermasalahan dengan orang non-Basque yang hidup di wilayahnya sendiri, tetapi Sabino Arana mempermasalahkan orang non-Basque yang tinggal di Basque dan mengaku sebagai orang Basque, hal inilah yang membuatnya risi. PNB kemudian mengadopsi ide-ide Sabino Arana dan menjadi sebuah partai yang sebenarnya pada awal berdirinya sulit di identifikasikan, karena secara ideologi mereka kanan jauh, tetapi dari perjuangannya (yang anti-negara) menunjukkan sifat kiri jauh.
Ketika memasuki era Republik Spanyol Kedua, hingga Spanyol di bawah Francisco Franco, PNB mulai secara perlahan menghilangkan sifat-sifat radikal kanannya, mungkin ini disebabkan karena kedekatan mereka dengan Pemerintah Republik yang didukung oleh kelompok sayap kiri. Sejak saat itu mereka mulai sedikit bergeser menjadi kanan tengah, dengan mengadopsi ide konservatisme dan liberalisme, tetapi tetap mempertahankan Nasionalisme Basque sebagai ideologi dasar dan tujuan organisasi.
↑European Social Survey (2012). "Appendix A3. Political parties, ESS6-2012, edition 2.0"(PDF) (dalam bahasa English). hlm.50. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2022-07-21. PNV. Ideology: Basque nationalism. Political Position: CentrePemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑Nuñez, Xosé-Manoel (2003), "A State of Many Nations: The Construction of a Plural Spanish Society since 1976", The Social Construction of Diversity, Berghahn Books, hlm.287 Keating, Michael; Loughlin, John; Deschouwer, Kris (2003), Culture, Institutions, and Economic Development: A Study of Eight European Regions, Edward Elgar Publishing, hlm.55
↑The Annual Register - Volume 221. Longmans. 1979. hlm.162. ... It had lost votes substantially to the independent Andalusian Socialist Party (PSA) which , previously unrepresented in Parliament, gained 5 seats; and in Euzkadi, together with the centre-left Basque Nationalist Party (PNV) ...
↑Mark Hudson, Stan Rudcenko, ed. (1988). Spain to 1992: Joining Europe's Mainstream. Economist Intelligence Unit. hlm.9.
↑Ruiz Vieytez, Eduardo (2013). "A New Political Status for the Basque Country?"(PDF). Journal on Ethnopolitics and Minority Issues in Europe. 12: 99. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 27 March 2014. Diakses tanggal 30 April 2019. PNV is a pro-(Basque) sovereignty political party founded in 1895 and representing a wide political spectrum from centre-right to centre-left
↑Mateos, Araceli; Penadés, Alberto (2013). "España: crisis y recortes"(PDF). Revista de ciencia política (Santiago) (dalam bahasa Spanyol). 33 (1): 175. doi:10.4067/S0718-090X2013000100008. ISSN0718-090X. Diakses tanggal January 4, 2016. Convergencia i Unió (CiU) y el Partido Nacionalista Vasco (PNV-EAJ) son los partidos nacionalistas de centro-derecha en Cataluña y el País Vasco, respectivamente
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra, Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan, (Jakarta: FISIP UIN Jakarta, 2017) hal. 71 - 72
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra, Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan, (Jakarta: FISIP UIN Jakarta, 2017) hal. 47 - 48 dan 75
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra, Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan, (Jakarta: FISIP UIN Jakarta, 2017) hal. 52 - 53
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra, Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan, (Jakarta: FISIP UIN Jakarta, 2017) hal. 76 - 77
↑(Skripsi) Gilang Syawal Ajiputra, Etnonasionalisme di Spanyol: Studi Tentang Konflik Separatisme Etnis Basque dan Catalan, (Jakarta: FISIP UIN Jakarta, 2017) hal. 79