Dragon Lady biasanya adalah stereotipe wanita Asia Timur dan terkadang Asia Selatan sebagai wanita yang kuat, culas, mendominasi, atau misterius.[1] Asal muasal dan penggunaan istilah tersebut adalah orang Barat, bukan Tionghoa. Terinspirasi dari karakter yang diperankan oleh aktris Anna May Wong,[2] istilah tersebut datang dari peran perempuan jahat dalam strip komikTerry and the Pirates.[1][2] Sejak itu, istilah tersebut ditujukan kepada wanita orang Asia Asia berkuasa dan sejumlah aktris film ras Asia. Stereotip tersebut telah menggelembung dalam jumlah besar pada kesusastraan sosiologi. "Dragon Lady" terkadang ditujukan kepada orang-orang yang hidup sebelum istilah tersebut menjadi bagian dari slang Amerika pada 1930an. Istilah tersebut juga merujuk kepada orang berkuasa manapun selain wanita, biasanya dalam ejekan mode.
Ma, Sheng-Mei; Ma, Sheng-Mei (November 2001). "The Deathly Embrace: Orientalism and Asian-American Identity". Journal of Asian Studies. 60 (4). Association for Asian Studies: 1130–1133. doi:10.2307/2700032. ISSN0021-9118. JSTOR2700032.
Tajima, Renee (1989). "Lotus Blossoms Don't Bleed". Making Waves: An Anthology of Writings by and About Asian American Women. Boston: Beacon Press. Dewey: 305.40944/09034.
Daftar pustaka Milton Caniff tambahan
Abrams, Harry N. (1978). Smithsonian Collection of Newspaper Comics. Washington: Smithsonian Institution. ISBN978-0-8109-1612-8.
Caniff, Milton Arthur (1975). Enter the Dragon Lady: From the 1936 classic newspaper adventure strip (The Golden age of the comics). Escondido, California: Nostalgia Press. ASIN: B0006CUOBW.