DosirakBerbagai dosirak yang dijual di toko serba ada
Dosirak (도시락) adalah istilah dalam bahasa Korea yang merujuk pada makanan kemasan, umumnya disiapkan untuk santapan siang. Isinya biasanya terdiri atas bap (밥; lit. nasi) dan berbagai banchan atau lauk pendamping.[1] Kotak makan siangnya, yang juga disebut dosirak atau dosirak-tong, umumnya terbuat dari bahan plastik atau logam tahan panas, dengan atau tanpa sekat atau susunan bertingkat.[2] Meskipun banyak orang menyiapkannya sendiri di rumah, dosirak juga banyak dijual di stasiun kereta, toko serba ada, maupun restoran tertentu.[3][4]
Sejarah
Berbeda dari chanhap (찬합) yang bersifat lebih formal dan digunakan kalangan bangsawan, para petani serta tentara pada masa Dinasti Joseon membawa bekal makan siang dalam kotak anyaman bambu atau wadah kayu sederhana bernama tumak (투막). Seiring industrialisasi Korea, bentuk kotak makan siang semakin sederhana dan istilah dosirak mulai digunakan secara umum untuk menyebut bekal praktis yang mudah dibawa oleh para pekerja.[5][6] Pasca-Perang Korea, kelangkaan bahan makanan membuat masyarakat menggunakan kotak makan dari logam murah untuk menyimpan nasi, banchan, dan sedikit lauk berprotein. Para orang tua biasanya membekali anak-anak mereka dengan dosirakaluminium tanpa sekat, sehingga isi makanan sering tercampur selama perjalanan ke sekolah. Pada musim dingin, para siswa meletakkan dosirak mereka di atas radiator agar tetap hangat hingga waktu makan siang tiba.[7]
Seiring meningkatnya kemakmuran Korea, para pekerja dan siswa dari kalangan berada mulai meninggalkan dosirak karena dianggap sebagai simbol kesederhanaan masyarakat miskin. Namun, ketika tren hidup sehat berkembang, masyarakat modern kembali menggemari makan siang kemasan, kali ini menggunakan kotak bergaya bento Jepang yang elegan agar makanan tetap rapi dan terpisah.[8] Pada awal 2000-an, dosirak aluminium klasik kembali populer sebagai makanan nostalgia yang membangkitkan kenangan masa muda. Restoran pocha modern pun menghidupkan kembali hidangan ini, menyajikannya dengan cara dikocok di meja untuk meniru pengalaman bekal yang tercampur selama perjalanan, menghadirkan kontras dengan bento Jepang yang rapi atau santapan mewah di restoran berbintang.[9]
Varian
Foto dari dosirak kuno atau yennal-dosirak.
Yennal-dosirak (옛날 도시락), atau dosirak gaya lama, biasanya berisi nasi, kimci tumis, sosis yang dilapisi telur lalu digoreng, telur goreng, serta taburan rumput laut kering. Hidangan ini umumnya dikemas dalam kotak makan berbentuk persegi panjang yang terbuat dari logam timah atau baja nirkaratJerman. Sebelum disantap, kotak tersebut dikocok bersama tutupnya agar semua isi makanan tercampur rata.[10]Gimbap-dosirak (김밥 도시락), dibuat dengan irisan gimbap (gulungan rumput laut) dan sering dijadikan bekal untuk piknik.[11]
Referensi
↑"dosirak" 도시락. Standard Korean Language Dictionary (dalam bahasa Korea). National Institute of Korean Language. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Maret 2017. Diakses tanggal 02 November 2025.
↑Ro, Alana Yzola, Herrine. "This lunch box is meant to be shaken". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-02. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.