Biografi
Kehidupan awal
Do ( DOH) lahir sebagai Dominique Rijpma van Hulst pada tahun 1981 di Valkenswaard, Belanda.[1] Dia dibesarkan oleh Willem-Jan van Hulst, seorang pelatih tenis yang terkenal.
Awal karier dan "Heaven"
Pada umur empat belas tahun, Van Hulst berencana untuk berkompetisi di Wimbledon, tetapi luka-luka mengakhiri karier tenisnya.
Penampilan musik pertamanya adalah di kafe Old Dutch di Valkenswaard yang kemudian mengantarkannya pada sebuah kesepakatan dengan perusahaan rekaman, Sony Music BMG.
Sebelum dia bahkan merilis sebuah single, Van Hulst ialah seorang seniman pendukung untuk tur 5ive dan Montell Jordan di Belanda. Single pertama yang Van Hulst rilis adalah lagu "Real Good."[2] Walaupun video musiknya sering diputar di saluran musik Belanda TMF, lagu tersebut tidak menjadi andalan di Belanda.
Itu bukan gaya musik saya, dan saya benci videonya. Untungnya itu bukan sebuah lagu hit, karena saya tidak ingin orang mengingat saya dari lagu itu.
Selepas itu, Van Hulst berkolaborasi dengan DJ Sammy dan Yanou, juga merupakan produsernya. Lagu tersebut merupakan sebuah kover dari lagu Bryan Adams, "Heaven." Lagu ini menjadi andalan internasional. Lagu ini masuk ke dalam 10 besar di beberapa negara, tapi berada di posisi ke-16 di Belanda.[3]
Sebuah versi padu ulang dengan iringan lilin dibuat dengan sebuah piano yang lebih kalem. Selama waktu ini, Van Hulst mengalami beberapa masalah dengan kredit-kredit dari lagu tersebut. Ke mana pun dia pergi, dia ditanya apakah dia DJ Sammy karena lagu "Heaven" (sesuai dengan kebanyakan lagu Electronic Disco Music) dikreditkan kepada DJ Sammy, dan dia menjadi fokus utama dalam video tersebut.[4][5] Versi lilin dari lagu "Heaven" juga digunakan untuk urutan penutup seri televisi, Cold Case, musim pertama episode 8 "Fly Away."[6] Pada tahun 2003, penyanyi ini tampil bersama Westlife di atas panggung di TMF Awards.
Do
Album studio debut Van Hulst, Do, dirilis pada tahun 2004. Single pertama dari album studio tersebut, "Voorbij," sebuah duet dengan Marco Borsato, berada di posisi jawara. Van Hulst juga mempunyai hits di Belanda lewat dua single seterusnya: "Angel by My Side" (berada di posisi kesepuluh) dan "Love is Killing Me" (berada di posisi keenam). Single keempat direncanakan sebagai sebuah kover dari sebuah lagu oleh Cyndi Lauper, "I Don't Want to Be Your Friend." Rencana tersebut gagal - manajemen Van Hulst tidak mendapatkan hak untuk merilisnya sebagai single. Album Do meraih status Emas (40.000 kopi) di Belanda. Pada saat Natal tahun tersebut, dia merekam sebuah lagu bersama Trijntje Oosterhuis atas pesanan Sky Radio. Tajuknya adalah "Everyday is Christmas." Karena sering diputar di radio, lagu ini berada di posisi ketujuh di Dutch Top 40.[3] Pada tahun 2004, dia memenangkan TMF Awards untuk "Best Dutch Female Artist," mengalahkan Anouk.
Selepas bencana tsunami di Aceh, Van Hulst bergabung dengan beberapa seniman Belanda, termasuk Ilse DeLange, untuk merekam sebuah lagu untuk para korban tsunami. Lagu tersebut, "Als Je Iets Kan Doen" ("Sekiranya Kau Bisa Melakukan Sesuatu"), berada di posisi jawara di Belanda dan bertahan di sana selama beberapa pekan. Seluruh keuntungan dari lagu tersebut diberikan kepada para korban tsunami.
Follow Me
Album studio kedua Van Hulst, Follow Me, dirilis di Belanda pada 19 Juni 2006. Single pertamanya juga bertajuk "Follow Me." Lagu ini dicipta oleh Bryan Adams, dan telah direkam oleh Melanie Chisholm, pada tahun 1999. Single "Follow Me" berada di posisi ke-39 di Dutch Top 40 tetapi berkinerja lebih baik di tangga lagu Hung Medien Belanda, berada di posisi ke-18. Album Follow Me debut di tangga album MegaCharts di posisi ke-8 dan bertahan di sana selama dua pekan. Album ini berisi 12 lagu. Album ini sangat berarti bagi Van Hulst yang temannya ikut mengerjakan album Follow Me bersamanya sebelum wafat.
Single kedua dari album, Follow Me, adalah "Beautiful Thing." Lagu ini lebih sukses di tangga lagu daripada lagu "Follow Me" dan berada di posisi ke-23. Lagu "Beautiful Thing" bertahan di Top 40 selama 9 pekan. Video untuk lagu "Beautiful Thing" difilmkan di Bonaire, sama seperti single "Sending Me Roses" yang hanya dirilis sebagai sebuah lagu digital. Kedua video tersebut membentuk sebuah cerita.
Pada tahun 2006, Van Hulst melakukan sebuah tur teater, Follow Me.
Single keempat dari album tersebut adalah "I Will." Lagu ini dirilis pada Februari 2007. Lagu tersebut direkam ulang di Swedia. Namun, tiada video musik yang dibuat dan lagu tersebut gagal masuk tangga lagu.
Van Hulst juga pernah merilis sebuah album mini berbahasa Belanda bertajuk Zingen in het Donker (Bernyanyi dalam Kegelapan). Lagu yang bertajuk sama dengan namanya itu direkam dalam empat bahasa berbeda (Belanda, Inggris, Jerman, dan Perancis).
Pada tanggal 20 Desember 2009, Dominique Rijpma van Hulst mengeluarkan sebuah lagu baru bertajuk "Nobody But Me."
Pada tahun 2010, Dominique Rijpma van Hulst mengeluarkan versi LP dari album, Zingen in het Donker (Bernyanyi dalam Kegelapan). Album ini dirilis sangat terbatas di Eropa, dan hanya tersedia di iTunes Store Eropa. Album ini berisi 10 lagu oleh Do, dan tidak seperti album-album sebelumnya, Zingen in het Donker sepenuhnya berbahasa Belanda. Single pertama diberi tajuk sesuai dengan nama album tersebut.
Cinderella
Dari bulan November 2007 sampai dengan bulan Maret 2008, Van Hulst membintangi Assepoester, sebuah versi Belanda dari musikal, Cinderella, sebagai karakter utama. Produksi itu diadakan di Efteling Theatre, sebuah teater di taman hiburan Efteling di Belanda. Itu adalah penampilan teater langsung pertama Van Hulst.[7]
Kehidupan pribadi
Pada tanggal 7 Juli 2007, Do menikah dengan Marc Verschoor di Barcelona. Pasangan itu bercerai pada tahun 2010 tetapi berdamai kembali pada tahun 2012.[8]