Ini merupakan koran mingguan. Menurut buku Seabad Pers Kebangsaan: 1907-2007, koran ini menjadi arena perang suara aktivis-aktivis kemerdekaan dengan pemerintah kolonial.[2]
Doenia Bergerak tumbuh bersamaan dengan pasang-surutnya gagasan radikal yang bersemayam di kepala Mas Marco. Semua isi kepala dan sikap politik Mas Marco ditumpahkannya ke Doenia Bergerak.[2]
Koran ini dinilai menjadi koran pamflet pertama dengan ciri bahasa yang garang, berapi-api, hidup, dan tak mau kompromi. Masuk atau tidaknya iklan, tampaknya koran ini tak mau ambil peduli. Sebab koran ini tidak berorientasi bisnis.[2]