Dito memulai perjalanan karier sebagai sutradara sejak SMA (Sekolah Menengah Atas), lewat film pendek berjudul Réve (2016). Film pendek pertama yang Dito sutradarai berhasil meraih juara di lomba Cinematography SMAN 21 Jakarta. Ketika memasuki jenjang kuliah, Dito melanjutkan produktivitas nya sebagai sutradara lewat film-film pendek berjudul Parenthesis (2017), In Uterus (2018), Worth the Loss (2019). Dito mendalami penyutradaraan lewat film workshop bernama '''Mondi Blanc''', yang dikepalai oleh Nosa Normanda.
Dito memulai kariernya sebagai aktor pada tahun 2020, lewat film pendek berjudul Friendly Fire (2020) yang berhasil mendapatkan penghargaan di festival-festival dunia (Indonesia, Filipina, Sri Lanka, Belanda, dan lain-lain). Di bawah naungan Sakha Talent, Dito mulai mendapatkan peran-peran di film bioskop dan serial ternama, seperti Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 (2024), Ronggeng Kematian (2024), Pay Later (2024), Ular Tangga Darah (TBA), YOLO (2023), Happy Go Jenny (2023), dst.[3]