Pada tahun 1907, penduduk asli di Distrik Pedesaan Targavar memilih mengungsi ke berbagai wilayah lain. Pengungsian ini akibat serangan Turki. Pada akhir tahun 1911, tentara Rusia ditempatkan di distrik-distrik pedesaan termasuk di Distrik Pedesaan Targavar. Kehadiran mereka memberikan jaminan keamanan dan perlindungan perbatasan sehingga penduduk asli di Distrik Pedesaan Targavar yang telah lama menjadi pengungsi kembali ke rumahnya masing-masing.[2]