Setidaknya terdapat empat teori mengenai nama Kollam. Pertama, daerah ini dinamai menurut lada (Piper nigrum).[6] Dalam bahasa Sanskrta, lada, khususnya lada hitam disebut kola (कोल).[7] Teori berikutnya mengatakan bahwa di distrik ini sejak lama banyak terdapat kolam atau empang, yang kemudian menjadi inspirasi nama wilayah ini.[8] Ada pula yang mengatakan bahwa Kollam berasal dari gabungan terj.ml– transl.ko yang berarti raja dan terj.ml– transl.lam yang berarti istana, sehingga nama distrik ini dapat dimaknai sebagai daerah (di sekitar) istana raja.[8] Teori yang terakhir menyebutkan bahwa Kollam terinspirasi dari Kollam-aṁḍu, suatu perhitungan tahun yang menetapkan bahwa suatu era akan berganti setelah melalui siklus yang berlangsung seribu tahun lamanya.[9] Era Kollam sendiri disebut-sebut pertama kali dimulai di daerah ini.[8]
Sejarah
Pelabuhan Kollam adalah salah satu pelabuhan tertua yang terletak di pesisir barat India yang menghadap ke Laut Arab.[10] Pelabuhan ini terkenal sebagai pusat perdagangan yang penting, sekaligus penghubung antara India bagian barat dengan Tiongkok.[10] Catatan para saudagar masa lalu yang menyambangi pelabuhan ini menuliskan bahwa Kollam adalah salah satu pelabuhan terbesar dan terbaik yang ada. Kemasyhurannya memunculkan ungkapan yang lebih kurang bermakna "apabila kamu melihat Kollam, maka kamu tidak memerlukan rumah lagi" dalam bahasa Indonesia.[10]