Film ini menampilkan tiga pakar hukum tata negara Indonesia, yakni Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar dalam menilai satu tahun pemerintahan Prabowo dan Gibran, di mana film ini mengulas bagaimana rezim pemerintahan Prabowo dan Gibran mengonsolidasi kekuatan politik, hukum, dan ekonomi serta bagaimana masyarakat sipil menanggapinya.[2] Selain ketiga pakar hukum tata negara yang tampil kembali pada film ini, peneliti Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara juga dihadirkan untuk menjelaskan aspek ekonomi dari konsolidasi oligarki ini.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.